Liburan di Kota Batu

Berwisata ke kota batu ternyata tak cukup sehari dua hari. Begitu banyak tempat wisata di kota batu, kota didataran tinggi yang ramai dengan aktivitas wisata. Belum lagi wisata di kota malang dan di kabupaten malang.

Hari Pertama.

Saya bersama istri dan anak tiba di kota Batu hari jumat pukul 13.30 wib, dan langsung menuju Hotel Pondok Jatim Park, yang lokasinya ada di seberang Jatim Park 1. Saya sudah membooking hotel ini dari jakarta via agoda.com, namun entah mengapa oleh resepsionis hotel aku via booking.com. Yang penting aku dapat kamar dengan tiga tempat tidur, he he he.

Selesai cek-in, kami menuju Jatim Park 2, dan tiba pukul 14.00 wib. Disini kami melihat beragam hewan impor atau hewan yang bukan asli indonesia. Lokasinya dibuat dengan cukup menarik, berjalan melingkar melihat beragam hewan. Sampai di lokasi teratas ada beragam wahana permainan untuk keluarga. Wahana bermain anak sangat banyak dan beragam. Tak terasa waktu sudah pukul 17.00 wib, dan kami sudahi meskipun kami belum cukup puas menikmati jatim park 2.

Pukul 5 sore kami menuju museum satwa yang lokasinya dekat pintu keluar jatim park 2. Kami agak terburu-buru melihat aneka hewan yang sudah diawetkan ini karena museum satwa tutup pukul 18.00 wib. Di depan jatimpark 2 ada bazar pakain dan souvenir. Setelah makan malam, kami menuju hotel untuk beristirahat. Petualangan di hari pertama sangat melelahkan, maklum saja kami berangkat dari rumah pukul 3 pagi menuju bandara soekarno hatta. Take off pesawat airasia pukul 5.50 wib dan tiba di bandara juanda pukul 7.20 wib. Pesawat sempat berputar 2 kali di atas langit juanda karena hujaan yang deras.

Hari kedua.

Setelah breakfast, kami langsung menuju agrowisata kebun apel. Dilokasi yang tak jauh dari jatim park 1, agrowisata menyediakan wisata kebon apel, hotel, villa dan kolam renang. Ternyata tak hanya metik apel, dilokasi ini kami juga memetik buah jambu klutuk dan jeruk. Dari lokasi agrowisata, kami lanjut ke museum angkut yang lokasinya berdekatan dengan jatim park 1. Kami masuk pukul 10.00 dan melihat berbagai macam mobil dan motor jadual. Suer banyak banget, ini pemilik museum angkut pasti ngabisin banyak duit buat mencari dan membeli mobil dan motor jadul. Tak terasa kami keluar dari museum pukul 14.00. Lanjut ke museum topeng, yang lokasinya berdampingan. Museum topeng berisi aneka macam batik, topeng, persenjataan jaman majapahit dll. Cukup 15 menit kami melihat, karena sudah cape dan lapar.

Kami makan siang dan beristirahat di hotel dan jam 5 sore menuju Batu Night Spectaculer, yakni beragam wahana permainan yang dibuka dari pukul 15.00 sampai pukul 23.00 wib. Tempatnya tidak terlalu luas dan semakin malam pengunjungnya semakin ramai. Rumah hantu merupakan tempat yang patut anda coba, karena kita berjalan di kegelapan dan dikagetkan dengan hantu-hantu. Dan wahana Trick Art sungguh mempesona. Kita dapat berfoto dengan lukisan dinding yang seakan-akan gambarnya hidup atau keluar. Jam 20.00 kita sudahi pesona Batu Night Spectaculer.

Hari Ketiga.

Hari ketiga kami cek out dai pondok jatim park hotel dan menuju Taman safari 2 Prigen Pasuruan. Berjarak 48 km dari batu dan ditempuh dengan waktu 1,5 jam. Disini hewan yang kita jumpai terbilang sedikit. Di tiket terusan kita dapat menikmati wahana permainan, show dan water park. Ada show gajah, lumba-lumba, jungle boy, singa dan film 4 dimensi. Di water park pengunjung laki-laki di wajibkan memakai baju renang atau memakai celana biasa tapi tidak boleh memakai kaos atau bertelanjang dada. Sungguh disayangkan peraturan ini. Sore harinya kami menuju bandara juanda dengan pesawat lion air. Namun sayang lion air yang seharusnya take off pukul 21.30 menjadi pukul 23.30 atau delay 2 jam. Penumpang lion air jurusan lain seperti ke bandung dan solo juga delay 3-4 jam. Karena lelah, saya langsung tertidur di pesawat dan tidak merasakan take off ataupun landing. Keluar dari bandara pukul 1.30 dan menuju penginapan mobil. Selama 3 hari hari atau 70 jam mobil kena charge 284 ribu rupiah. Tiba di rumah pukul 3 pagi. Sungguh wisata yang menyenangkan.

Bagi anda yang sudah berkeluarga wajib wisata ke Batu.

Tiket pesawat airasia jkt-sby Rp. 415.000

Rental mobil Rp. 500.000 / hari

Hotel Rp. 500.000 / hari

Kriminalisasi Kasus Sodomi JIS, from twitter @kurawa

Mulai yah sinetwit soal investigasi lapangan kasus Jakarta International School (JIS) berseri dan agak panjang.. kayanya bakal di filmkan.

Gue melakukan investigasi kasus JIS ini lumayan keras mulai dari kunjungi korban di 2 LP (cipinang dan semarang), kunjungi keluarga mereka. Gue telusuri aliran dana korban JIS ke bank mereka, gue bekerja sama dengan psikolog utk bahas kejiwaan mereka, pelajari semua putusan hukum. Dan yang paling keren gue pelajari juga soal homoseksual dan pedofilia di dunia ini.. (termasuk nonton filmnya) oh gosh demi tau motifnya.

Bagi yang mau lebih pahami investigasi gue ini pelajari dulu pengetahuan umumnya soal pedo&homo di link bawah ini
klik dimari gan..

Gue akan pakai nama asli di investigasi ini karena kasusnya sudah terbuka untuk umum dipengadilan jadi aman secara hukum….

“Marc pakai celana mu “!! Ujar sang ibu yg bernama theresia kepada si anak yang tidak mau memakai celana beberapa hari ini, No mommy !!

Marc anak berusia 5 tahun yang bersekolah di TK JIS jaksel ini mengatakan dia takut celananya basah jika harus pakai celana.. si ibu bingung.
Dengan memaksa si ibu terus bertanya kepada marc mengapa tidak mau, si anak pun menjawab ada orang jahat.. si ibu curiga dgn jawaban marc. Mendengar pengakuan “menggantung” dari si marc.. sang ibu yang menikah dengan pria berkewarganegaraan belanda inipun menelusuri lbh lanjut.
Pada tanggal 21 maret 2014 ibu theresia memulai melaporkan keanehan marc kepada pihak sekolah dengan mengandalkan keterangan lisan si anak. Laporan dibuat ke pihak sekolah ditambahkan oleh ibu dengan keterangan bahwa marc dirumah menjadi anak yg murung.. takut pakai celana.

Prasangka adanya kekerasan fisik kepada marc yg dilakukan oleh pekerja disekolah JIS dengan standar keamanan yg sangat tinggi buat anak. Sebagai sekolah yg terapkan standar keamanan tinggi, pengaduan orang tua murid sekecil apapun akan direspon dgn cepat oleh internal JIS. Karena fokus marc tidak mau pakai celana, sang ibu pun mencurigai ada kaitan dengan area kemaluan si anak.. marc bilang ada orang jahat.

Menurut sang ibu marc mengatakan ada orang jahat yang mencoba memasukan “burung” nya ke dalam duburnya … ini keterangan sang ibu yah. Pihak internal sekolah memulai investigasi kepada si anak..pertanyaan yg diajukan pihak sekolah kpd marc belum mendapat jawaban yg memuaskan. mengingat belum ada keterangan yang memuaskan dari sekolah maka marc dibawa ke dokter utk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Marc diperiksa di laboratorium SOS medika Klinik Cipete oleh Dr. Punjabi Narain utk pemeriksaan darah.. hasilnya baru keluar 4 hari kemudian. menunggu hasil lab, ternyata ibu theresia memutuskan akan melaporkan kasus ini ke polda metro jaya pada tanggal 24 maret bersama lawyernya.

Pelaporan ke polda metro ini bu theresia mengatakan kalo anaknya telah disodomi di sekolah dengan bukti si anak tidak mau pakai celana. Si ibu membuat cerita kalo marc disodomi beberapa hari sebelum teman marc ulang tahun dan sesudahnya beberapa hari kemudian tgl 15 maret an. Bu theresia katakan kejadiannya ada disekitar toilet dekat dgn kelas marc yg dilakukan oleh cleaner JIS baik laki dan perempuan.

Bu theresia menggambarkan sodomi di toilet dengan detail.. termasuk saat eksekusi, sementara disatu sisi marc blm bisa dikorek keterangan. Pihak polda pun akhirnya merujuk ke RSCM agar dilakukan visum terlebih dahulu kepada si anak apakah benar terjadi tindakan sodomi ke marc. Tanggal 25 maret keesokan harinya dikirimlah marc ke RSCM utk dilakukan visum oleh Dr. Oktavinda Safitry SP.F hasil keluar hari ini juga.

Quote:Inilah hasil visum RSCM atas kondisi anus marc.. banyak kejanggalan atas hasil visum dari RSCM ini

Pertama, Sudah jelas ada tanggal kejadian versi bu theresia yaitu sekitar seminggu sebelum pemeriksaan (point 3 di hasil pemeriksaan). Ke 2 ini yang paling fatal dari hasil visum RSCM. Dokternya sudah melampaui kewenangannya sbg dokter melakukan visum di butir kesimpulan.
Tidak ditemukannya luka2 pada Lubang Pelepas, tidak menyingkirkan kemungkinan peristiwa seperti yang diceritakan korban.. <~ ini Luar biasa.

Quote:Sang dokter memberikan statement diluar kapasitasnya sbg dokter dgn mengatakan “Tidak Menyingkirkan KEMUNGKINAN”

Gue juga masih ragu apa benar ada hasil visum se aneh ini karena visum hanyalah memberikan fakta nyata kondisi tubuh korban bkn kemungkinan. Kalo ada dokter di timeline gue boleh kok ikut komen atas hasil visum melebihi ekspektasi ini.. seharusnya cukup “TIDAK DITEMUKAN LUKA2”.

Setelah menerima visum ini sang ibu belum patah semangat dia masih beranggapan kalo RSCM tidak profesional .. menurut gue iya juga sih.

Quote:Tanggal 26 maret keluarlah hasil lab di laboratorium SOS medika hasilnya marc terindikasi virus HSV-2 Igm (herpes)

Dr. narain katakan kemungkinan herpes ada tetapi perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar diketahui penyebabnya (bisa aja virus lain). Nampak jelas pernyataan dokter narain di hasil lab tsb utk datang 1 minggu lagi utk diagnosa lanjut.. namun sayang si ibu terburu histeris.

Herpes Symplek berarti penyakit kelamin sedangkan herpes Sohter itu hanya cacar air.. ibu theresia ambil kesimpulan sendiri yg pertama.

Quote:Ini cuplikan kesaksian Dr. Narain di persidangan PN jaksel..ibu theresia tidak balik lagi utk pemeriksaan lanjutan

Quote:Terkait luka memar diperut marc dr. Narain katakan ada pembuluh darah pecah dan bisa hilang beberapa hari kemudian

Setelah visum RSCM dan lab SOS Medika Klinik mengecewakan sang ibu dicoba lagi melakukan anuscopy di. RS Pondok Indah Jaksel. Ini plg gawat.

Quote:keseluruhan RSPI katakan tidak ada kelainan di anus marc, ada nanah karena indikasi herpes..follow up 1 minggu balik

Namun pemeriksaan di RSPI ini lah terjadi skandal besar .. nah bagian ini nanti gue akan jelaskan tersendiri.. inilah salah satu bukti baru. Dari 3 pemeriksaan diawal dari rumah sakit secara umum katakan anus marc normal tidak ada tanda2 pemaksaan penis orang dewasa masuk.

Quote:Salah satu bahan investigasi gue adalah putusan hukum PN jaksel yah..gue screen capture biar lo yakin gue sdh proper

Mau nanya dulu neh.. kalo nanti gue upload foto jenazah (mayat) di twitter.. menurut kalian etis gak?
Atau nanti foto jenazahnya gue taro di akun instagram gue aja yah.. @tetapkurawa yang mau lihat tinggal klik aja.

Setelah melihat hasil laporan dokter di 3 rumah sakit dimana secara fisik tidak ada kerusakan anus marc, ibu theresia tetap mencari2 pelaku. Ibu theresia sudah kepalang basah menceritakan “skenario” kejadian pemerkosaan sodomi atas marc di laporan polisi maupun laporan visum RSCM.

Cerita versi ibu theresia yg dengan mudah menggambarkan terjadinya sodomi kpd marc namun termentahkan oleh hasil visum tidak buat dia surut. Ibu theresia hanya mengandalkan hasil lab virus yg dicurigai herpes sebagai satu2nya alat penguat opininya.. dia ngotot harus ada tersangka. Hanya dengan persepsi marc tidak mau pake celana maka analisa kejadian ada di toilet.. bad guy nya baju biru menurut marc.. artinya cleaner.

Bu theresia pun meminta pihak sekolah utk menyiapkan data2 pendukung terutama foto2 pekerja cleaner yg ada di naungan PT. ISS saat itu. Clue yg diperoleh oleh bu theresia menurut pengakuan marc : He and She (2 orang) utk She .. she likes you mom..(by fisik)

Pada tanggal 25 maret 2014 diantar oleh salah seorang karyawan JiS dikirimlah 30 foto pekerja cleaner ISS yg bertugas di JIS kerumah marc.. Dengan dibujuk oleh sang ibu dan dibantu oleh karyawan JIS tersebut marc diberikan 30 foto ini utk ditunjuk siapa orang jahatnya… Marc kebingungan dia menunjuk hampir semua orang yang ada di poto tsb.. ada yang 2,3 kali ditunjuk dia.. ibu dan pegawai JIS ini kebingungan.

Akhirnya disepakati dari 30 foto yang ada diperkecil lagi dicari dari check list, cleaners yg pernah kerja di toilet dekat kelas nya marc. Diperkecil lagi menjadi 11 orang foto cleaners.. marc menunjuk 3 orang wanita dimana dari ketiga orang wanita ini yg mirip ibu = afrisca. Pihak sekolah blm berputus asa.. dari 11 nama cleaners yg bertugas di toilet dekat kelas marc ternyata ada 3 orang yg konsisten tugas disini.

2 wanita dan 1 pria.. jika mendengar keterangan ibu theresia 1 laki dan 1 perempuan maka diambillah 2 nama saja dari foto tsb.. ini awalnya. Maka muncullah nama Afrisca dan Agun sebagai cleaners yang dicurigai hanya dengan pengakuan sbg pelaku sodomi kepada marc.

Ibu theresia meminta segera dilakukan penangkapan kepada afrisca dan agun iskandar ke pihak sekolah, ditolak krn menganggap ini bukan haknya. Bu theresia agak kecewa, dia katakan kalo begitu saya akan minta tolong teman baik saya yg menjadi penegak hukum juga ( sensor) utk bantu. Proses pelaporan ke polisi pun dilakukan ibu ke Unit Renakta polda metro jaya.. (sebelumnya hanya ke yanmas utk pelaporan awal).

Ibu theresia hanya bermodalkan laporan dari klinik SOS medika bahwa anaknya terkena penyakit kelamin (herpes) jadi pasti sodomi. Laporan visum dari RSCM tidak dilampirkan oleh bu theresia karena hasilnya tidak menyimpulkan kalo anus marc bermasalah.. cukup dgn herpes. Pihak polisi dari renakta pun ikut tergiring dgn ucapan bu theresia bahwa marc pasti kena herpes penyakit kelamin, mereka tdk baca teliti.

Karena polisi sudah ikut terkontaminasi dgn stigma si ibu maka pada saat pelaporan inilah polisi sarankan utk visum ulang di RS lain (RSPI). Disinilah skandal kedokteran yg besar terjadi dikasus JIS.. ada 2 visum yg dikeluarkan utk 1 kasus si ibu melakukan rekayasa visum.

Spt yg gue bilang kemaren hasil visum dari RS pondok Indah inilah yg akan jadi bukti baru buat bebaskan terpidana nanti.. ntar gue bahas yah. Lanjut ke proses pencarian tersangka nya aja dulu yah.. nama afrisca dan agun sdh ditangan kepolisian.. proses penangkapan harus dijalankan.

tanggal 1 april 2014 marc diperiksa oleh tim polisi dirumahnya.. kemudian sorenya mereka meminta ijin bersama polisi utk melihat TKP di JIS. Polisi bersama ibu theresia berangkat ke JIS kemudian merekons kejadian sodomi berdasarkan cerita si ibu.. termasuk kejadian di toilet

Quote:Ini penampakan ibu theresia saat melakukan “rekonstruksi” versinya ke pihak polisi di TKP

Setelah rekonstruksi selesai dibuatlah surat panggilan kepada afrisca dan agun, dibuatlah skenario panggilan kepada 2 orang ini. Afrisca dan agun mengatakan proses penjemputan mereka dilakukan dengan menjebak.. dijemput n dikatakan akan disuruh kerja di gedung TK JIS. Dijemput dengan bis sekolah JIS lalu ditengah perjalanan mereka dipindahkan ke mobil polisi yang sdh menunggu di ditepi jalan..

Afrisca dan agun dibawa ke polda metro.. mereka dikatakan masih berstatus saksi.. saat dikatakan saksi mereka bilang loh kok kami saja? Agun mengatakan kalo gitu panggil juga dong virgiawan alias awan sebagai saksi kan kita kerja bareng saat itu.. nama awan akhirnya ikut jg. Virgiawan pun dijemput oleh karyawan ISS beserta polisi saat itu juga di rumahnya… akhirnya merekapun bertiga di polda metro jaya.

Afrisca dipisahkan ruang pemeriksaannya sedangkan agun dan awan di satu ruangan tersendiri.. interogasi pun dimulai.. ini yang benar2 tegang.

Gue sambung nanti sore aja lagi yah.. mau soljum n gawe dulu.. gak apa2 yah..

Gue juga harus tahan napas di edisi interogasinya krn ceritanya agak mengerikan.. kalo gak cukup umur dan gak tahan cerita sedihnya skip yah.

Semoga nanti kalian kuat bacanya yah.. gue dapat ceritanya langsung dari mereka saat penyiksaan terjadi … tapi dipengadilan juga ada sih

Quote:yang ini investigasi CBC, wajib tonton juga gan…. (sudah ada subtitle nya)

Quote:Pengakuan Zainal yang disiksa
Setelah rekonstruksi selesai dibuatlah surat panggilan kepada afrisca dan agun, dibuatlah skenario panggilan kepada 2 orang ini. Afrisca dan agun mengatakan proses penjemputan mereka dilakukan dengan menjebak.. dijemput n dikatakan akan disuruh kerja di gedung TK JIS. Dijemput dengan bis sekolah JIS lalu ditengah perjalanan mereka dipindahkan ke mobil polisi yang sdh menunggu di ditepi jalan..

Afrisca dan agun dibawa ke polda metro.. mereka dikatakan masih berstatus saksi.. saat dikatakan saksi mereka bilang loh kok kami saja? Agun mengatakan kalo gitu panggil juga dong virgiawan alias awan sebagai saksi kan kita kerja bareng saat itu.. nama awan akhirnya ikut jg. Virgiawan pun dijemput oleh karyawan ISS beserta polisi saat itu juga di rumahnya… akhirnya merekapun bertiga di polda metro jaya.

Afrisca dipisahkan ruang pemeriksaannya sedangkan agun dan awan di satu ruangan tersendiri.. interogasi pun dimulai.. ini yang benar2 tegang.

Gue sambung nanti sore aja lagi yah.. mau soljum n gawe dulu.. gak apa2 yah..

Gue juga harus tahan napas di edisi interogasinya krn ceritanya agak mengerikan.. kalo gak cukup umur dan gak tahan cerita sedihnya skip yah.

Semoga nanti kalian kuat bacanya yah.. gue dapat ceritanya langsung dari mereka saat penyiksaan terjadi … tapi dipengadilan juga ada sih

Ok sudah pada standby di depan gadget masing2.. sinetwit JIS yang mencegangkan akan menemani malam weekend anda… yg gak kuat jgn baca.

Pada saat Agun iskandar pertama datang ke polda metro dia ditanya apa kenal dengan foto anak ini (Marc)? Dijawab agun Saya Tidak Mengenalnya. Afrisca pun sama saat datang juga ditanyakan hal yang sama, dia juga menjawab saya Tidak mengenalnya hingga 2 x diamati mrk tetap tdk kenal. Penyidik pun mengatakan kalian jangan mengelak.. anak ini (Marc) menunjuk foto kalian berdua dan ketakutan (merujuk tunjuk foto sebelumnya).

Agun pun dibawa ke RS bio medika samping tol kebon jeruk utk diambil darah dan diambil sample air kencing lwt lubang penisnya dgn bhn kimia. Menurut agun sangat perih di lubang kencingnya saat dioleskan dengan cotton bud.. dia tidak tahu utk tes apakah itu… Setelah itu agun pun dibawa kembali ke polda. didalam perjalanan inilah agun msh bertanya kenapa saya pak?yg ditoilet itu ada banyak cleaner.

Nama virgiawan (awan) disebutkan oleh agun selain nama2 cleaner yang dia kenal juga.. termasuk 3 nama yg kelak di tangkap juga nantinya. Polisi saat itu hanya fokus ke Awan karena agun kebetulan berkawan baik dengan dia.. maka dijemputlah awan saat itu juga.

Hari itu kebetulan awan sedang sakit dia tiduran di rumah saja.. namun dari keterangan polisi dikatakan awan bersembunyi (sembunyi dirumah). Awan pun dijemput dengan cara yg sama.. lewat perantara manajemen PT. ISS (perush cleaning servicenya) katakan awan harus kerja skr. Prosesnya sama dengan afrisca dan agun.. ditengah jalan awan diturunkan kemudian dijemput oleh penyidik dibawa ke polda jaya
Awan pun sama sesampai polda ditanyakan Lo kenal foto ini ! (marc). SAYA GAK kenal pak ujar Awan..lalu sama spt Agun dibawa jg ke bio medika. Selesai diperiksa balik lagi ke polda.. Awan melihat Agun dan Afrisca : Lo ngapain kesini Gun? GUE juga gak tau Wan kata agun. Saat mereka bertiga sdh kumpul di polda.. ibu theresia dan keluarga, Marc dan pihak JIS juga sdh ada di polda..mereka hendak melihat lgs.

Sore hari sekitar jam 15.30 afrisca, agun dan awan dibariskan di parkiran motor…kata penyidik mau dilihat oleh marc dari ruangan kaca. Tdk ada yang tahu apa yang terjadi di dalam ruangan kaca gelap itu.. sekitar 15 menit kemudian mereka ber3 dipisahkan. Hanya awan tersisa.

Eh Anj**g Lo Ngelakuin Gak? Awan jawab Sumpah Demi Allah saya gak Ngelakuin Pak. Dia ditonjok di bagian muka berapa x hingga bibir pecah.

Eh Mon**t sumpah lo gak berlaku disini, Awan pun disuruh buka celana disuruh Nungging dan diancam anusnya akan disodok dgn pipa besi.

Ngaku Gak lo!! Saya gak ngelakuin pak ringis awan.. lalu kemaluan awan pun ditendang.. Najis gue lihat Punya Lo.. awan pun pakai celana lg.

Selesai itu Awan pun masuk kembali ke ruangan tengah dimana agun ada disitu.. agun melihat bibir awan pecah,kemudian gantian agun kebelakang. Sekitar 20 menit agun pun keluar kondisi muka dan bibirnya sama dgn awan.. lebam dan pecah keluarkan darah.

Setelah itu mereka bertiga dipisahkan ruangannya .. intimidasi dan penyiksaan terus berlangsung hingga azan magrib. Mereka tetap bertahan. Mereka pun diberikan makan, pada saat makan inipun juga siksaan tetap dilakukan.. mereka tetap mengatakan sumpah Demi Allah.

Lo tau gak yang Lo sodomi itu Keponakan gue..Mo**et!! Udah cepat ngaku gak lo.. pukulan2 terus menghujam mereka hingga hajaran bangku besi

Hingga akhirnya jam 00.30? Awan sudah lemas dan sudah tidak berdaya lagi akhirnya dia dengan terpaksa menjawab Iya..

Agun ikut gak? Awan pun menjawab Iya pak … maka pengakuan awan inipun digunakan ke agun dengan cara yang sama ( gak usah detail lg yah)

Sebelum gue lanjut ke cerita berikut.. proses cerita ini gue peroleh dari keterangan mereka langsung & dari pledoi yang dibuat dipengadilan

Quote:Ini bukti pledoi mereka dan tulisan virgiawan yang dibuat dalam pledoi mereka di PN jaksel

Pagi itu setelah Awan dan Agun “mengaku” Afrisca dibebaskan dan diperbolehkan pulang.. Agun dan awan dimasukkan kedalam rutan polda… hari demi hari mereka lalui dengan siksaan.. lalu tibalah surat PHK dari ISS kpd mereka.

Pihak ISS bertanya kepada mereka berdua : kalian ngelakuin nggak? Dijawab Tidak Pak.. sayang management ISS tdk peduli.. tdk ada pembelaan. Tidak ada pembelaan hukum kepada pekerja mereka seperti penyediaan penasehat hukum.. pihak ISS cuci tangan dgn surat PHK tsb.

Beberapa hari kemudian awan dan agun dibawa lagi ke RS kramat Jatim sebelum berangkat mereka dipaksa utk membaca BAP dan hrs dihapalkan. Awan dan Agun sesampainya di RS kramat jati harus menyampaikan semua sesuai BAP.. mereka pun di anuscopy.. anus mereka dimasukan alat logam. Setelah anuscopy itu menurut mereka sakitnya luar biasa.. dan mereka selalu keluar darah saat buang air besar selama 3 hari.

Menurut awan dan agun ada orang dari LPSK yang datang kunjungi mereka.. kemungkinan berdasarkan aduan dari keluarga yg lihat kondisi mrk. Saat ditanya oleh anggota LPSK merekapun tidak berdaya.. ada ketakutan jika bicara sesungguhnya maka efeknya sangat fatal.

Tanggal 24 April awan dan agun ditanya lagi.. SIAPA Lagi selain elo? SAYA gak tahu Pak… siksaan mendera lagi.. Afrisca ikut gak Wan?

Lo pacaran sama Afrisca yah wan? Nggak pak.. udah gak usah diumpetin.. akhirnya dgn proses yang sama diawal Awan pun menjawab Iya

Setelah nama Ica disebutkan akhirnya awan ada agun dikumpulkan dalam 1 ruangan dgn kondisi yg sangat lemas ditanya lagi selain lo berdua… .. siapa lagi? Saya gak tau pak… proses ini gak usah gue tulis lagi yah… cukup sekali aja diawal..

Karena yang diminta hanya nama lainnya akhirnya awan dan agun meminta check list toliet JIS.. awan menyebut nama Zainal dan Syahrial. Sementara Agun menyebut nama Azwar … akhirnya jam 03.00 mereka diistirahatkan.
Penjemputan pertama dilakukan kepada zaenal dari rumahnya termasuk syahrial..mereka dikatakan hanya sebagai saksi atas tersangka agun n awan. Gue gak perlu tuliskan proses tersangkanya syahrial dan zaenal yah.. nampaknya sadis kalo ditulis disini.. cukup di gue aja dokumennya.

Yang perlu gue sedikit tulis soal kematian azwar.. dia orang terakhir yang dipanggil sekitar jam 24.00 dan tiba pukul 02.00. Gue gak dapat data soal penjemputan azwar… karena hanya dia yang dijemput tengah malam… Gue revisi yang sebut nama azwar adalah zaenal.. dgn “introgasi” kilat sekitar 20 menit zaenal sebut azwar ( nanti gue cerita latarblkgnya).

Quote:Gue gak usah tulis deh proses azwar lo baca sendiri yah

Quote:Lanjutannya …. soal azwar

Pukul 16.00 azwar pun dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit.. potonya lo lihat yah di IG ntar gue hapus lagi. Sudah segitu dulu yah.. nanti gue akan hapus lagi.. gilee pegel banget gue neh.. mau pulang dulu yah.
Bagi yang beragama islam sampaikan Alfatihah buat Almarhum Azwar.. yg beragama selain islam silahkan kirim doa menurut kepercayaan masing2.

Belum selesai yah kisahnya masih banyak yg akan gue ungkap .. sekali lagi semua data dan fakta ini sdh ada dipengadilan jadi bukan fitnah.

Selanjutnya gue akan ceritakan kisah pengalaman hidup cleaners nya yah.. gue sdh datangi rumah mereka semua utk lihat langsung.

Siap yah… gue mulai lanjutin kisah JIS nya… kalo yg versi ini gak ada beritanya dimana2 karena gue lgs kunjungi rumah cleaners ini. Di IG gue sdh upload poto (alm) Azwar… kisah hidupnya nanti akan gue ceritakan. Gue mau lihat bagaimana keseharian hidup cleaners ini sebelum mereka ditetapkan sebagai tersangka agar kecurigaan & motifnya bisa terjawab.

Selepas rampungnya status tersangka kepada 5 orang ini (1 meninggal), aparat menghentikan penetapan tersangka lainnya lagi.. Menurut pengakuan mereka memang ada upaya “minta nama yg lain lagi” namun tidak dilakukan dgn cara yg sadis lagi akhirnya dibiarkan polisi.

Bersyukurlah nama2 cleaners yg disebutkan oleh penyidik tapi tdk di iyakan oleh mereka ber 5.. kalo terjadi mungkin ada 10 org yg akan masuk. Setelah proses BAP rampung kelima orang ini ditampilkan ke media massa mengingat berita penyiksaan merebak terkait kematian azwar.

Kelima orang ini dipaksa utk ikut konferensi pers dan harus mengakui semua perbuatannya.. tetapi dgn muka lebam dan hancur gimana dong?

Quote:Akhirnya mereka dipaksa menggunakan topeng untuk menutupi kondisi muka mereka saat itu.. ini photonya

Mereka tidak boleh bicara apapun saat konferensi pers.. hanya mengangguk jika ditanya.. sudah pasti ada pertanyaan “Kalian pelakunya kan?

Selesai konferensi pers singkat mereka menceritakan betapa sakitnya mereka dihujat oleh wartawan2 yang ada.. kata2 dan sumpah serapah. Makanya wartawan saat itu memiliki kontribusi tdk langsung atas kriminalisasi JIS ini.. kemudian berita negatif ttg mereka pun menyebar.

Saat gue tanya mengenai bully wartawan ini mereka hanya berkata inilah hukuman terberat yg akan mereka terima kelak.. masyarakat menghakimi. “PERSEPSI” dari wartawan inilah yang akhirnya membentuk OPINI masyarakat dan pengadilan kalo 5 orang ini sdh BERSALAH tanpa melihat bukti2.
Gue skip untuk proses selanjutnya ke meja pengadilan.. sekarang gue mau melaporkan hasil kunjungan gue kerumah2 cleaners ini..

Rumah pertama yg gue kunjungi adalah zaenal berlokasi di Kedaung, Ciputat.. rumah yg sangat sederhana.. bapaknya asli cirebon ibu betawi.

Quote:Penampakan Bapak dan Ibu zaenal , mau difoto juga sih 😊 makasih yah pak dan bu

Zaenal adalah tumpuan keluarga.. dia kerja menjadi cleaners hasilnya diberikan kpd keluarga.. menurut orangtuanya, zaenal rajin beribadah. Selesai bekerja menjadi cleaners (sampai rumah jam 2-3 siang) zaenal mencari tambahan uang dengan jd Ojek .. krn gaji di ISS miris bow.

Menurut ibu.. zaenal memiliki fisik yang lemah saat kecil.. zaenal baru bisa berjalan menjelang umur 6 tahun.. dia punya kelainan di tulang. Makanya saat dilakukan pemeriksaan di polda.. zaenal lahnyg paling cepat “mengaku” hanya 20 menit dia sdh “nyerah” keterbatasan fisiknya. Tuhan maha adil dengan keterbatasan yg dimiliki zaenal dia punya tekad kuat utk mencari nafkah dan penghidupan yang lebih layak.

Dengan penghasilan yg minim zaenal mempunyai tekad agar bisa meneruskan pendidikan hingga kuliah.. dia minta ijin ke orang tua nya. Makanya inilah yg sebabkan zaenal harus banting tulang mencari tambahan penghasilan dgn ojek.. dia bersikukuh utk kuliah.

Saat ditangkap polisi, zaenal sudah menempuh semester 5 di salah satu kampus swasta.. luar biasa tekad anak ini utk mencoba hidup lebih baik.

Menurut bapak.. zaenal tidak gengsi diteman2 kuliahnya dia tdk bermasalah dengan statusnya sbg OB dan ojek.. yang penting aku hrs lulus. Zaenal belum mau pacaran.. karena menurut dia pacaran pasti harus keluar uang.. yg terpenting saya harus biayai bapak ibu dulu. Bapak dan ibu zaenal selalu mengingatkan zaenal agar ingat Allah.. jgn tinggalkan sholat dan semua itu dilakukan zaenal sbg baktinya.

Perpaduan bekerja, belajar dan berdoa ada di rumah zaenal yg sangat sederhana ini.. dia jarang bermain.. justru temannya yg suka kerumahnya. Zaenal memiliki kakak perempuan yg sudah menikah tetapi tetap memiliki keterbatasan ekonomi.. gue sempat ketemu juga dgn kakak perempuannya. Saat polisi menjemput zaenal dan ditetapkan tersangka maka ibarat kiamat kecil bagi bapak dan ibu.. mereka begitu yakin ini mustahil.

Gue juga melihat dan memantau lingkungan rumah zaenal.. sangat banyak anak kecil.. tidak ada pandangan yg aneh atas sikap zaenal kpd anak2. Zaenal kadang mengajar ngaji untuk anak2.. tidak ada kejadian yang spesial.. warga disekitar menganggap zaenal anak yang baik. Orang tua zaenal sangat bangga kepada zaenal.. ow yah kelainan tulang zaenal kadang masih berlangsung hingga dia SMU loh.. ada satu kisah.

Saat SMU kelainan tulang zaenal timbul tapi zaenal bersikukuh utk tetap bersekolah.. maka dia minta bapak utk menggedongnya ke sekolah. Gue gak bisa mengkonfirmasi ke temen sekolahnya.. tetapi cerita bapak yg matanya menggenang air mata cukup meyakinkan gue kisah ini. Rasa cinta antara orang tua dan anak ini mengalahkan semua ego sebagai manusia.. begitu terpukulnya orang tua saat zaenal dituduh sodomi.

Saat bapak mengunjungi pertama kali zaenal di polda dia begitu kalap saat melihat zaenal babak belur.. dia histeris mau lindungi zainal. Bapak menangis saat lihat kondisi zaenal..”Kasih tau siapa yang gebuki kamu nal?” Zaenal terdiam saja.. dia gak mau bapak jd bermasalah.

Akhirnya pesan bapak ke zaenal begini : “Zaenal.. Allah menitipkan kamu ke bapak dan ibu dgn segala cobaannya, jika disini Tuhan mau berkehendak mengambil kembali “titipannya” maka relakan yah Nal.. kamu harus selalu ingat Tuhan (istighfar)” bapak hanya bisa mendoakan.

Setelah zaenal resmi ditahan maka semua kebutuhan hidup keluarga diambil alih oleh bapak.. sekarang bapak ngojek tapi kalah dengan Gojek. Dengan dibantu donasi para simpatisan.. ibu zaenal sekarang berjualan gado2 didepan rumahnya sbg penutup uang ojek bapak yg semakin dikit. Bapak zaenal hanya berpesan ke gue.. mas tolong kami abngu bebaskan zaenal.. dia tidak bersalah.. utk cium kakipun bapak rela.

Cukup segini dulu yah ceritanya… istirahat belum mandi dan makan .. nanti gue lanjut di kisah cleaners lainnya.

Pesan gue setiap lo abis baca kisah cleaners ini selalu kasih doa buat mereka.. doa kalian mujarab asal tulus minta Tuhan lindungi mereka.

Setelah kunjungan ke rumah zaenal usai maka gue menuju ke rumah virgiawan (awan) di pondok pinang memasuki lorong2 rumah yg sempit. Awan tinggal di rumah neneknya sejak kecil..orang tuanya sdh berpisah sejak lama dan tinggal di jawa (lupa nanya) luas rumahnya cukup sempit.

Quote:Ini penampakan nenek awan saat gue kunjungi .. masih tetap semangat walau terkena musibah

Kehidupan Awan bersama nenek tidak banyak yg istimewa.. kehidupan awan seperti anak normal, dia agak tertutup menurut saudaranya saat itu. Dirumah mungil si nenek itu gue melihat ada juga kakak awan yg tinggal disini..makanya nampak ruang tamu merangkap juga ruang tidur (karpet). Awan tidak banyak bicara dengan pihak keluarga.. selepas STM dia kerja utk membantu neneknya.. sepulang kerja dia hanya disekitar rumah.

Dari berkas2 dirumah awan yg gue dapat hanya berupa surat2 lamaran kerja yg pernah dia buat.. dia pernah minta dibuatkan temannya. Saat membuka2 lemari awan inilah ada sesuatu yang mengejutkan gue.. ternyata awan setiap bulan dikirimkan kartu pos dari seluruh dunia. Menurut nenek awan ternyata tidak hanya awan tapi semua cleaners juga mendapatkan kartu pos dukungan dari seluruh dunia yg ikuti kasus ini.

Dhuaarrr.. perasaan gue jadi malu…. disaat ada anak bangsa yg dizolimi ternyata mendapat support dari orang di luar negeri..biadab kita. Gue upload contoh kartu pos dari seluruh belahan dunia yang support yah.. cukup banyak dan kalimat2nya bikin mata susah utk tidak nangis.

Quote:Dari switzerland dengan bahasa campuran indonesia yg lucu bermaksud menghibur awan

Dari kuala lumpur satu keluarga menyampaikan simpati kepada awan

Ada satu kartu pos milik zaenal yg terselip di lemari awan.. dukungan dari norwegia

Hawaii, Inggris, Singapore masih banyak lagi kartu2 dukungan dari belahan dunia meyakinkan bahwa mrk tdk salah

Gue pun segera kontak ke bapak zaenal apa mendapat kartu pos yang sama.. ternyata betul zaenal juga mendapat yang sama dengan awan.

Berarti kasus cleaners ini sdh go international, pdhl marc itu WN belanda.. anehnya orang asing yg kasih support buat mereka..kita kemana?

Menurut nenek awan terkadang di dalam surat (kartu pos) diselipkan juga uang dari mereka yg kirim..tidak besar sekitar US $ 100 sbg simpati.

Orang2 di lain negara terutama mereka yang concern didunia pendidikan menaruh perhatian besar di kasus JIS ini karena sudah jd pembicaraan. Nanti gue terangin di sesi lain mengapa kasus JIS ini sdh go internasional sementara di indonesia justru sudah jadi Bully National yah..
Selesai deh urusan gue ke rumah awan.. menurut nenek awan semua berkas2 penting awan sdh dibawa ibunya ke kampung..gue gak banyak dapat info.

Fyi penggunaan kata Dragon (strong) di kartu pos yg dikirim mereka artinya Komunitas orang yg pernah sekolah/menyekolahkan anaknya di JIS..

Quote:Dragon strong

 

Afrisca ini sangat penting gue kunjungi.. karena menurut gue ica lah yg akan banyak mengungkap keanehan kasus jis ini.. dia cewek satu2nya. Ica 3 bersaudara, dia anak sulung.. dari keluarga broken home di daerah jawa tengah.. ke jakarta dibebani u5k membiayai sekolah adik2nya. Ica tinggal bersama tantenya yg sdh berkeluarga di sebuah rumah petak kontrakan.. saat di jkt dia bilang mau kerja apa saja yg penting halal.

Awalnya ica bekerja sebagai pelayan restoran.. restorannya tutup dia akhirnya masuk kerja sebagai cleaners di ISS..tantenya memuji tekad ica. 1,5 tahun ica berhasil menyekolahkan adiknya yg perempuan hingga SMA (ikut dengannya) dan adiknya yg laki di kampung.. Tidak banyak yg bisa dikorek tentang ica .. tantenya hanya mengatakan semua berjalan normal.. ica bekerja keras utk dapat uang..

Ada satu pertanyaan gue yang lumayan nampol neh.. saat gue tanya apakah ica sudah punya pacar? Tantenya menjawab.. oh sudah dong. Disinilah cerita yang bakal menguras air mata lagi… kalo sinetron korea bakal kalah saat gue dengar cerita si tante. Ica sdh pacaran dengan teman sekerjanya di ISS juga.. namanya budi, sesama cleaner tapi beda lokasi kerja.. pacaran sdh 1 tahun lebih.

Saat ica dijadikan tersangka kasus pedofilia di JIS ini.. sempat ada keraguan dari budi kalo ica benar2 melakukannya.. dia bimbang. Budi sempat akan memutuskan ica mengingat posisi ica yg sdh jd napi dgn hukuman yang lama.. keluarga budi pun juga meragukan. Keluarga Ica pun sdh pasrah dan rela jika budi hendak melepaskan dan meninggalkan ica mengingat ica sdh cacat hukum dan lama di penjara.

Dengan beberapa kali kunjungan budi ke rutan wanita cipinang maka pada suatu hari ditengah hujan2 Budi pun mendatangi rumah tantenya ica. Dengan baju basah didepan pintu rumah tante ica.. Budi berkata: “Tante saya sudah bertekad akan Menunggu setia hingga Ica keluar penjara”. Tante Ica pun menanggapi dengan santai.. ahh gombal.. laki2 mana kuat begitu paling kamu guyonan yah bud?

Budi meyakini tante ica dengan ucapan saya berjanji akan menunggu dan menikahi ica hingga waktu yang direstui Tuhan.. ini janji saya ke ica. Saat itu kebetulan ada adiknya ica yang ikut mendengar ucapan budi, menurut tante sang adik berdoa agar diberikan jodoh spt budi ini(nangis).
Terbukti hingga 2 tahun budi masih terus menunggu ica.. dia tetap menjalin silahturahmi dgn keluarga ica.. dan mengunjungi ica ke rutan.

Quote:Photo ini gue dapat dari buku ica saat masih dipengadilan.. penampakan sang gentleman mr. Budi

Secara umum ica memang suka menulis, dari satu buku tulis yang gue baca tentang diarynya dia selalu katakan ini Cobaan Tuhan sabar yah Ica. Ica seolah2 berbicara dengan dirinya sendiri.. agar terus bersabar.. dia kangen dengan kehidupan luar.. dan diapun sangat mencintai budi.

Mereka nampaknya sudah berikrar.. ica sudah declare kalo budi adalah “Love Forever” nya.. Tuhan adil selalu ada yang baik disaat waktu susah. True Love ica dan budi seharusnya menjadi bukti yang sangat kuat menggagalkan tuduhan tindakan seksual menyimpang ica kepada marc…

Gue sempat bertanya kepada ica.. mengapa tidak menikah aja skr? Jawabnya saya menghargai cinta tulus budi di tempat yang bermartabat pula. Lengkap deh cerita gue tentang ica.. semua yg gue sampaikan tadi benar bukan rekayasa cerita.. damn faktanya masih ada yah cowok setia.

Cukup yah… kisah kunjungan ke rumah 3 cleaners, yang tiganya lagi masih ada di file gue… ceritanya gak kalah seru dan mengharukan…

Kita balik lagi kejadian2 yang ada di polda dan manuver ibu theresia atas kasus ini apa saja yang dia perbuat agar misinya berhasil. Setelah penetapan tersangka agun dan awan tanggal 4 maret 2014.. (ica dipulangkan) bu theresia belum puas.. dia hrs menggalang kekuatan. Bu theresia banyak menghubungi orang tua murid lainnya agar ikut mendukung tindakannya baik dgn telpon maupun penyebaran email kasusnya.

Bu theresia berharap ada orangtua lain yang ikut dengan dirinya utk melaporkan kasus pedofilia di JIS.. dia merasa ceritanya belum kuat. Tgl 15 april 2014 bu theresia mengadakan town hall meeting di salah satu rumah orangtua murid JIS di pondok indah.. dia paparkan kasusnya. Salah satu orang tua murid ibu maura kwik merekam pembicaraan pertemuan ini ( gue pegang rekamannya) ada pengarahan opini yg dilakukan.

Selain bu theresia muncul pula satu lagi orang tua murid ibu dewi, mereka inilah yang paling aktif dalam pertemuan ini.. apa isinya? Ibu theresia katakan dia tidak melihat sendiri pelecehan fisik kpd anaknya semua berdasarkan pertanyaan2 yg bersifat “mengarahkan” ke anak. Kelak pengakuan dari bu maura kwik inilah yang dijadikan testimoni beliau kalo kasus JIS ini penuh keanehan ada motif besar dibaliknya…

Ibu theresia juga katakan dia sudah siapkan semua perlengkapan tempurnya mulai dari pengacara handal, media hingga lembaga negara lainnya. Bahkan demonstran pun juga sudah disiapkan lohhhh mirip ormas aja yah ibu ini.

Quote:Dua hari kemudian.. muncullah berita ini, bu theresia menggunakan OC kaligis 😁😁 ini kuncinya

http://m.detik.com/news/berita/25583…-ke-pengadilan

3 hari kemudian tepatnya tgl 21 april ibu theresia mengajukan gugatan perdata ke JIS sebesar US$ 12 juta.. biasalah engkong OC kaligis. Disini sdh banyak orang tua murid yang curiga.. hanya mengandalkan bukti herpes dan cerita gak mau pakai celana kok tiba2 ada tuntutan duit.
OC kaligis paham bukti visum yg akan digunakan tidaklah kuat.. maka disinilah salah satu skandal terbesar pemalsuan visum dilakukan di RSPI.
Nanti yah gue terangin skandalnya .. pokoknya ingat tanggal 21 april 2014 hari dimana OC kaligis minta US$ 12 juta.
Selain menggunakan OC kaligis.. ibu theresia juga menggunakan LPSK dan KPAI utk membantu memuluskan misinya… gue kasih bukti.

Quote:Tanggal 24 april 2014 KPAI dan LPSK sudah bertindak seperti hakim yg seolah sudah tau semuanya

http://www.indopos.co.id/2014/04/lps…an-di-jis.html

Ada banyak kejanggalan mengapa KPAI begitu bersemangat membela mati2an ibu theresia ini.. malu kan lembaganya ada tulisan Indonesia nya. KPAI inilah yang digunakan sebagai “juru bicara” ibu theresia di media..mereka bhkn lebih ekstrim dibanding ibu theresia.. coba aja googling. 2 hari setelah KPAI dan LPSK bicara di media.. 4 orang cleaners ditangkap oleh polisi dimana azwar meninggal saat itu.. merasa diback up.

Kita masuk lagi ke dalam polda dimana 5 orang cleaners masih di BAP ( azwar sudah meninggal) … dari pengakuan mereka saat di BAP begini :
Eh lo mau ngaku atau kagak tetap aja gue tahan… jawaban mereka yah terserah bapak deh kalo begitu.. ini dianggap sebagai ” Pengakuan”
Gue juga bertanya kok tidak ada penasehat hukum yang mendampingi 4 cleaners yg masih hidup (ica selamat krn ada lawyer dari keluarga)
Mereka bilang saat sudah selesai di BAP memang ada pengacara yg dibayar negara datang.. orangnya sudah tua lalu berikan kertas surat kuasa.
Setelah mereka tandatangani surat kuasa itu pengacara negara hanya berkata yah sudah.. dan dia tidak pernah balik lg utk bantu formalitas.
Yang disesalkan adalah PT ISS tempat cleaners bekerja.. bukannya memberikan bantuan hukum malah surat PHK yang diberikan kpd mereka ber 5. Ada kemungkinan takut kebawa2 karena ada tuntutan 12 juta dolarnya.. surat PHK adalah solusi bagi mereka..media sdh hukum cleaners ini salah.
Kita tahu semua perjanjian kerja isinya merefer ke pejanjian kerja menaker.. perush wajib melindungi karyawannya selagi blm putus pengadilan. Ica jauh diperlakukan dengan baik karena lawyernya selalu ada.. aplagi saat dijadikan tersangka wajib didampingi pengacara.

4 orang cleaners pria ini sdh hancur lebur semua kesakitan dan penderitaan mereka terima lengkap dan utuh menurut mereka inilah neraka dunia. Kematian azwar yg dikatakan aksi bunuh diri dengan minum cairan wipol (dibantah oleh 5 cleaners ini) dijadikan berita kalo kasus ini nyata.

Kedatangan LPSK ke tahanan utk bertanya kepada 5 orang cleaners ini hanya formalitas karena harus ditemani oleh penyidik2.. mrk ketakutan. Ada satu cleaners yg akhirnya berani berkata benar saat dikunjungi LPSK dia kasih kode tangan : jari mengepal berarti jawabannya Tidak.

Jari terbuka 5 berarti jawabannya IYA.. LPSK hanya bertanya kalimat tanya iya dan tidak.. tapi tetap tidak ada guna…

Kita balik lagi ke manuver ibu theresia di luar sana bersama kuasa hukumnya … tuntutan US$ 12 juta seh dilayangkan ke JIS .. Selain menggunakan KPAI yang begitu rajin masuk TV membahas kasus JIS dengan persepsi pasti bersalah dan sangat ngotot tanpa lihat bukti.. Mereka gunakan pendemo utk berdemo di dpn JIS.. gue juga kagak tahu maksudnya apa coba tapi jelas ini pasti terencana dalam skema modus.

Quote:Yang gue capture beritanya demo tgl 5 mei 2014.. ngakunya mahasiswa sih.. coba lo baca

http://m.rimanews.com/read/20140505/…la-sekolah-jis

Demo sekecil inipun “sengaja” diliput media agar menjaga terus persepsi negatif masyarakat bahwa cleaners itu penjahat dan JIS harus bayar. Menjawab surat tuntutan US$ 12 juta pihak JIS katakan kalo tuntutan OC kaligis ini salah sasaran karena cleaners itu bukan pekerja JIS. Pihak JIS katakan yg bertanggung jawab seharusnya PT ISS selaku perush outsourcing tempat cleaners bekerja.. OC dan bu theresia pun pusing.

Sejak pertemuan tgl 17 april 2014.. sasaran yang ditarget memang hanya JIS.. perlu dicari jalan lain agar tuntutan uang ini bisa ke JIS. Strategi yang dilakukan oleh bu theresia dan OC kaligis adalah harus mengikut sertakan karyawan JIS sbg pelaku pedofil.. dibuatlah scenario.
Maka pada tanggal 16 mei dibuatlah laporan polisi oleh ibu dewi bahwa anaknya dilecehkan oleh 2 guru dengan cerita yang dibuat2 spt theresia.
Dan pada tanggal 28 mei 2014 tuntutan uang pun melesat 1000%.. OC kaligis dan 2 ibu ini mengajukan tuntutan perdata US$ 125 juta ke JIS. Mungkin menurut OC kaligis uang segitu banyak, mau dibuat transfer lionel messi ke Indonesia.
Berapa triliun tuh uangnya sekitar Rp. 1,6 triliun yah.. ini biasa lah nanti ada succes fee buat lawyer biasanya minta diatas 50%. Kasus pidananya sudah mereka lupakan.. mau tuh cleaners mati juga sdh gak dipikirin.. ibu theresia hanya fokus di kasus duitnya neh. Ibu dewi aktif mengirimkan email ke semua orang tua murid agar didukung tuntutan uang US$ 125 juta ini .. kecurigaan makin merebak..

Dan pada tanggal 11 juni 2014 ibu theresia melaporkan lagi ke polisi terkait sodomi 2 guru ini kepada marc.. keren yah ibu theresia ini. Marc diajdikan “aktor cilik” baru oleh ibu theresia di kasus guru ini.. nanti cerita versinya gue paparin kalo sempat yah….
Setelah kemaren gue buka modus utama dibalik kriminalisasi JIS oleh ibu theresia dan engkong OC kaligis maka sekarang balik lg ke tahanan. Tuduhan dan cerita awal bu theresia kepada polisi tgl 21 maret 2014 hanya melibatkan 2 orang saja.. sekarang tersangkanya ada 6 cleaners??

Penyidik mulai kebingungan he&she versi cerita ibu theresia sekarang menjadi hehehehehe (5 laki) kalo dibaca jadi spt ketawa yah dan 1 she. Maka dirancanglah cerita baru bagaimana proses sodomi dan pelecehan seksualnya.. nanti gue tulisin yah *anak dibawah umur jgn baca.

Satu bulan 4 hari pihak penyidik akhirnya berhasil membuat “cerita” bagaimana proses sodomi berlangsung..ini butuh khayalan tingkat tinggi. Tgl 30 juni 2014 maka dibuatlah rekonstruksi kejadian sodomi di sekolah PIE (TK,SD) JIS pondok indah tepatnya didalam toilet murid. Dari hasil pembicaraan gue dengan cleaners didalam rutan.. mereka katakan ikut direkonstruksi itu tapi hanya disuruh melihat aja prosesnya.
Semua proses rekonstruksi dilakukan oleh aktor pengganti.. mereka hanya ditanya begini kan? Iyaa.. begitu kan? Iyaa.. oleh penyidik. Bagaimana merancang cerita kejadian Gang bang sodomi 6 orang kepada 1 bocah butuh sutradara handal.. aplg kejadian di jam istirahat sekolah.

Saat itu marc di kelas playgrup jam istirahat bermain diluarnya 30 menit 10.45 – 11.15 bagaimana mengatur waktu sesempit ini dgn 6 orang. Kalo gang bang ber enam maka 1 orang cuma dapat “jatah” ngerjain marc 5 menit .. hmm.. artinya semua cleaners “peltu” neh Nempel Metu. Kalo sekaligus 5 penis masuk ke anus si anak dalam waktu bersamaan apa kagak hancur tuh anus… kalo gitu diubah aja deh.

Gue bertanya lagi kepada cleaners trus kalian gak tahu bagaimana proses sodomi versi penyidik? Mereka bilang gak tahu sama sekali. Maka gue pun mencari bagaimana skenario sodomi versi penyidik ini di BAP yang dibacakan di depan pengadilan negeri, mau gue tulisin gak?

Penyidik membagi kejadian sodomi jadi 4 fase waktu dan anehnya semua tanpa tanggal yg menurut gue ini melanggar HAM krn hilangkan hak alibi. Kejadian pertama “SEKITAR BULAN JANUARI”, Awan memanggil Zaenal : mau ngerjain bocah yg kemaren (marc) itu, dipanggillah Agun dan Syahrial. Syahrial mengajak marc kedalam toilet anggrek bawah.. zaenal sdh didalam lalu zaenal teriak Wooyy Bantuin dong.. marc dipegang badannya.

Mulut marc dibekap sambil membuka bajunya&celana dilepas kemudian zaenal memasukan penisnya kedalam anus marc dgn posisi dibelakang (doggy). 5 menit zaenal selesai lalu keluar toilet diganti Agun, buka risleting celana masukan penis kedalam anus marc kemudian 1 menit orgasme. Agun “semenit” sdh crot.. diganti syahrial buka resleting celana masukin lagi hanya 5 menit crott.. dan terakhir awan gak disebut brp lama.

KEJADIAN KEDUA “SEKITAR FEBRUARI” : Agun memanggil Ica minta tolong bersihkan toilet anggrek. Lalu Awan & Agun minta Ica membuka celana marc. Agun sedang melintir2 penisnya disebelah Ica yg mana celana dalam ica sudah melorot selutut lalu bermasturbasi membelai vagina nya sendiri. Ica menepuk2 pantat marc yg sudah tidak bercelana. Lalu awan menarik marc masuk kedalam janitor yg diikuti oleh ica. Agun jaga di dpn toilet.

Ica memegangi korban ditekan hingga posisi membungkuk mulut marc ditutup oleh tangan ica, lalu ica memasukan jari telunjuknya ke anus marc. Ica membuka pantat marc lalu berteriak ke Awan : Masukin Gak? AWAN pun memasukan penisnya ke anus marc.. setelah selesai gantian utk Agun. Selesai agun menyodomi lalu awan keluarkan Kape menodongkan ke muka marc : Jangan bilang Siapa2 , perut marc dipukul 2 x lalu disuruh pergi.

KEJADIAN KETIGA “SEKITAR FEBRUARI” Awan bertemu dengan (alm) Azwar, syahrial & zaenal diajak ke toilet anggrek.. bertemu dengan marc disana Seperti biasa mereka berempat menggilir mensodomi marc.. hanya awan yg sampai keluar spermanya. Marc dipukul 2x perutnya, jgn bilang siapa2.

KEJADIAN KEEMPAT (terakhir) SEKITAR FEBRUARI prosesnya awan, azwar,zaenal dan syahrial menyodomi bergantian.. tonjok perut lagi 2x ke marc.

Quote:Ini BAP kejadian 1 sodomi yg ada dalam putusan PN jaksel

Ini kejadian 2 nya

Ini kejadian 3 dari BAP

Dan ini yang terakhir .. kejadian ke 4

Dari bahan BAP ini kalian harus baca lagi kultwit pertama gue bagaimana pengetahuan dasar seorang homoseksual, sodomi dan pedofilia yah. BAP penyidik sdh berubah drastis dari pengakuan awal bu theresia.. tidak ada kejadian di tanggal yg disebutkan bu theresia (15 maret).

Skenario ini terlalu sadis jika benar2 terjadi … bahkan produser film bokep yg tingkat hardcore nya sdh XXX rated gak berani bayangin. Lubang anus anak usia 5 tahun sangatlah kecil dan rentan.. proses sodomi akan sangat menyakitkan dan merusak habis lubang pelepasan anak. 5 menit, 1 menit seolah2 penis cleaners sedang bersetubuh dengan botol galon air mineral yg lobangnya besar dan ringkas.

Mengapa BAP ini dibuat ringkas, karena anak2 playgrup diawasi ketat oleh guru2nya 5-10 menit gak nampak akan dicari mereka.. Makanya gue sampai nekat mencari film tentang sodomi mau lihat proses sodomi orang dewasa.. yah ampun susah, lama, butuh persiapan matang.
Gilanya lagi posisi toilet anggrek ke itu disebelah siswa pada ngumpul dan hanya berjarak 25 meter dari kelas marc ..

Quote:Ini foto toilet anggrek yg ditutup papan tulis dimana marc dilaporkan di sodomi.. dekat dengan anak2 lain bermain

Quote:Ini foto penampaka marc yang berhasil di rekam oleh guru dgn HP saat kejadian yg dituduhkan oleh ibu..main perosotan

Dan terakhir gue punya data absensi marc sejak thn 2013 – April 2014 dia rajin masuk sekolah, ada satu dua hari dia ijin libur akhir tahun.
Jangan lupa tetap doain mereka yang jadi korban kasus JIS ini di rutan.. doa kalian sangat dibutuhkan mereka .. terakhir tetap bantu rituit.
Pagi ini kita bahas yang ringan2 tapi bikin tutup mata juga yah .. kita balik lagi ke kunjungan gue ke rumah 3 cleaners yang lain..
Kita mulai ke kunjungan rumah (alm) azwar di Pangkalan Jati , Depok tempatnya masuk gang sempit. Ketemu dengan adik perempuan (alm) Azwar yang masih bersekolah di SMK dia antar gue ke rumahnya yang sederhana.

Sesampai dirumah, disambut emak (ibu) azwar.. sedang berjualan gorengan didepan rumah.. gak seberapa katanya tapi utk makan sehari2 aja. Emak bilang sudah berusaha melupakan kasus azwar karena dia teramat sakit utk mengingat lagi.. untuk hargai privacy emak gue gak byk nanya. Emak bilang (alm) Azwar “sering” balik kerumah.. dia merasakan kehadiran azwar dan kadang mengajaknya utk berbicara..

Gue bertanya sedikit soal keseharian azwar.. emak bilang kalo azwar tulang punggung keluarga sejak bapaknya gak ada.. Waktu (alm) azwar sekolah di STM dia sangat khawatir dengan tawuran pelajar.. azwar orangnya damai dan tenang menurut emak. Selepas pulang dari kerja cleaners dia kerja sampingan sebagai pencuci motor/mobil steam. Azwar juga rajin ke mushollah utk ngaji.

Dari uang itulah azwar berupaya membayar biaya sekolah adik2nya termasuk menyicil sebuah motor bekas (skr dipakai oleh adiknya ke sekolah).

Quote:Penampakan emak (alm) Azwar, adik wanita dan kakak azwar yg menjadi driver gojek

Gue sebenarnya mau menanyakan mengapa pihak keluarga tidak melakukan tuntutan kematian azwar..namun urung dilakukan karena emak tdk bersedia. Dari keterangan keluarga korban yang lain gue dapat info jenazah azwar tdk diperbolehkan di otopsi krn campur tangan salah satu ustad azwar. Pemuka agama inilah yang katakan tidak diperbolehkan jenazah “di preteli” harus segera kubur.. emak pun mengikuti.. kita hargai keyakinannya.

Pemuka agama ini yang katakan tidak diperbolehkan jenazah “di preteli” harus segera kubur.. emak pun mengikuti.. kita hargai keyakinannya. Dari info yg gue dapat juga penangkapan azwar ditengah malam saat hari ajalnya tiba “dibantu” oleh pemuka agama ini dgn cara mengajak sholat.

Ada rumors juga kalo rumah emak skr sdh direnov sebagian (ditembok) karena ada “bantuan” agar keep calm .. semoga tidak benar yah. Cukup dari kunjungan kerumah (alm) Azwar lalu gue masih punya waktu utk mengejar ke rumah cleaners lainnya yaitu Syahrial .. ini yg tegang.
Ehh kok tegang.. mau tegang atau gue lembutin aja ceritanya di pagi2 hari ini .. cepat jawab.
Hahaha muke gileee pada demennya yang tegang2 mulu lo.. atas bawah tegang bahaya .. ywd siap2 yah.

Rumah syahrial berlokasi di Parakan, Pamulang II .. masuk kedalam kampung2 karena kakak syahrial lebih dikenal sbg pedagang kambing. Bertemulah gue ibu syarial yg sudah sepuh tapi tetap lincah alhamdulillah sehat2, istri syahrial beserta anaknya berumur 5 tahun.

Quote:Penampakan emak, istri dan anaknya syahrial.. background adalah kediaman mereka…

Dalam kunjungan ini gue lebih banyak berbicara dengan kakak syahrial.. (bang andi) yg mengikuti kasus ini dari awal. Saat awal penjemputan syahrial sebenarnya si kakak bilang sdh dapat info kalo syahrial akan ditersangkakan, syahrial disuruh pindah dulu. Namun syahrial bersikeras.. dia akan hadapi karena sangat yakin kalo dia tidak bersalah (info awan dan agun bonyok sdh tersebar saat itu).

Saat penjemputan datang syahrial dikatakan dijemput sbg saksi… dia minta ijin utk sholat lebih dahulu agar diberi kekuatan oleh Tuhan. Dari pengakuan 3 cleaners (zaenal, agun, dan awan) beserta pledoi yg dibuat syahrial.. terbukti siksaan paling lama itu ada di syahrial. Syahrial mampu bertahan utk bersikeras dia tidak mengakui adanya sodomi ini selama hampir 12 jam lamanya.

Siksaan terberat adalah saat mata syahrial kedua2nya disundut rokok, kupingnya disteples, kelaminnya di kasih balsam hingga sambal. Ada kejadian mengharukan disaat syahrial selesai di periksa.. agun minta ijin utk membantu kuping syahrial dilepas dari steplesnya.

Syahrial sempat dituduh memiliki “ilmu kebal” karena walau badannya babak belur tapi mukanya tidak luka.. dia katakan ini krn sya msh wudhu.
Sukurlah nasib syahrial baik.. dia saat ini yang masih sangat bersemangat kalo mereka ini tidak bersalah.. bukti ini saat gue jenguk mereka
Kembali kerumah syahrial.. kakak beliau katakan dia sering bersitegang dengan syahrial dalam menangani kasus ini hingga skr mrk spt musuhan. Gue cuma bisa katakan ke kakak syahrial disaat kondisi susah begini emosi memang selalu hadir.. saya yakin krn kalian sesungguhnya cinta. Kakak syahrial mengatakan dia yakin adiknya tdk akan melakukan itu karena sejak punya anak 1 syahrial (maaf) punya penyakit turun berok.

Didpn sang istri syahrial dia katakan semenjak turun berok inilah syahrial mempunyai masalah disfungsi seksual.. jadi bagaimana bisa sodomi? Dari semua tersangka cleaners hanya syahrial yg saat itu sudah punya anak (usia 2 tahun lebih) jadi memang agak aneh kalo ditersangkakan.

Banyak kejadiaan mengharukan syahrial sbg seorang bapak yang begitu berat berpisah dengan buah hatinya.. dia bilang ke anak bapak lg Kerja. Jadi setiap si anak bapak mana bu? Syahrial meminta keluarganya katakan masih belum bisa pulang karena harus “kerja” (ditahanan).

Tuh foto mengharukannya syahrial dan anaknya gue sdh posting di IG gue @tetapkurawa .. cekidot, kagak nangis uang balik deh.

Menurut Syahrial Siksaan Terberat dia selama ini adalah SAAT mendengarkan Tangisan Anaknya yang meminta Dia untuk Pulang.. sakiittt bgt pak. Gue berharap banyak dengan kakaknya syahrial agar dapat mengkoordinir keluarga korban kriminalisasi JIS ini supaya lebih kompak hadapi ini.

Kondisi ekonomi keluarga syahrial juga kurang menguntungkan, menggantungkan harapan ke kakak syahrial semata.. Kunjungan terakhir ke rumah Agun di wilayah pondok ranji tangerang selatan… lokasi rumah hanya bisa dijangkau dgn 1 mobil masuk.
Keluarga agun betawi asli.. bertemu dengan babe, enyak dan istrinya (jawa lampung) beserta anaknya yang berumur 1,5 tahun .. (lucu sekali) Kondisi ekonomi keluarga agun lebih baik dibanding cleaners lain.. rumah sdh disiapkan babe walau kecil nempel satu bangunan keluarga besar.

Saat agun ditangkap, dia belum lama nikah dengan istriny, saat itu tengah hamil 7 bulan.. begitu shock sang istri.. ini kehamilan pertama. Sang istri berkeyakinan tidak ada kelainan seksual sang suami.. dia yakin agun adalah manusia normal.. tidak memiliki kelainan seksual. Ditengah kehamilan besar inilah istri agun terus memperjuangkan kebebasan suami.. sangat berat penderitaan dia saat itu…
Maka jika kalian bisa googling acara2 TV yg menyiarkan soal kasus JIS ini akan nampak wajah istri agun yg berjuang membela suaminya

Quote:Penampakan istri agun bersama nabila yang lucu..

Nabila cuma mau digendong sama ayah (agun) kalo dibujuk dikasih es krim di tahanan kata istri agun… besuknya 3-4 minggu/sekali. Agun hanya berkata besuknya jangan terlalu sering.. mengingat saat besuk mereka harus sewa mobil (keluarga besar) jadi cukup lewat telpon. Emak agun hanya berkata.. serahkan semua kepada Allah ujian ini… saya hanya bisa berdoa agun jika lulus akan bahagia kelak kata emak.

Sekali lagi gue hanya menyadur semua ucapan dan pernyataan dari sisi keluarga cleaners.. 6 orang gue sambangi agar dapat fakta yg akurat.

Segitu dulu yah… waktunya untuk nyangkul di sawah lagi.. sinetwitnya masih panjang banyak hal2 menarik lain yg akan buat kalian takjub

Setelah selesai mengunjungi keluarga cleaners kita balik lagi ke kejadian kriminalisasi nya yg melibatkan guru.. kita simak skenarionya. Kita balik lagi di acara town hall meeting orangtua murid JIS tgl 15 April 2014 yg dihadiri sekitar 200 wali murid (diprakasai theresia). Selain bu theresia yang aktif bercerita soal sodomi ke Marc, ada 1 lagi bu Dewi Reich yang memiliki anak bernama Alex ikut testimony.

Dia berkata alex takut masuk kamar mandi dan berkata melihat marc disodomi oleh cleaners. Bu dewi & bu theresia sebelumnya sdh berkomunikasi. Mereka mencoba mempengaruhi orang tua murid untuk membantu memberikan “testimoni” dukungan kepada bu theresia dengan cerita2 keanehan anak. Wali murid lainnya nampaknya tidak terlalu antusias dengan provokasi bu theresia dan bu dewi ini apalagi setelah ada tuntutan US$ 12.5 juta.

Pengacara OC kaligis memasukan tuntutan ini ke pihak JIS .. namun sayang JIS menyatakan tuntutan OC kaligis salah alamat.. hrsnya ke PT ISS. OC kaligis tidak kurang akal dia mencari cara bagaimana caranya agar tuntutannya bisa masuk ke JIS dengan cara “HARUS” melibatkan orang2 JIS.
Tanggal 5 mei 2014 sebelum OC kaligis menyadari harus melibatkan guru di JIS, bu dewi sdh bergerak jadi saksi memberatkan cleaners di Polda
Bu Dewi mengarahkan sasaran ke cleaners dgn berkata alex pernah melihat marc disodomi? Bu dewi katakan iya tp lupa tanggal dan bulannya.
Lalu saat ditanya apakah Alex pernah disodomi seperti Marc, bu Dewi katakan Tidak pernah seperti Marc hanya dipukul oleh cleaners.

Quote:Ini bukti Berita Acara Pemeriksaan Polisi kepada bu Dewi Reich.. (maaf kalo miring2) tanggal 5 mei 2014

Anehnya disaat bu Dewi katakan alex baik2 saja.. dia juga melakukan tes lab ke singapura dimana pd tgl 8 Mei 2014 kondisi anus alex normal.

Mengapa harus ke Singapura? Karena pemeriksaan anuscopy yang benar kpd anak harus dgn anestesi (pembiusan) di Indonesia masih dgn cara lama.

Hasil pemeriksaan anuscopy kepada alex telah disahkan oleh pengadilan singapura agar bisa dijadikan bukti hukum… tidak ada bukti sodomi.

Bu Dewi dan suaminya pun sempat mengabari hasil anuscopy kepada kerabat dan orang tua murid.. bersyukur alex tidak ada bukti sodomi.

Anehnya pada tanggal 16 mei 2014, bu Dewi Melaporkan terjadinya kekerasan seksual guru kpd anaknya ( mungkin setelah OC sadar salah target).

Tanggal 19 Mei 2014 datang lagi 1 orang tua murid kali ini ayah dari Deniz Akar bahwa kepala sekolah telah melakukan “Hal Buruk” kpd anaknya.

Setelah dirasa “cukup” maka pada tanggal 28 Mei 2014 .. OC kaligis menaikkan tuntutan uang kepada JIS dari 12.5 juta menjadi US$ 125 juta.

Pintar juga tuh pengacara, dasar menaikkan tuntutannya cuma ngilangin koma nya aja dari 12.5 jadi 125 .. tapi ini kan juta dolar.
Bu dewi dan bu theresia pun bergerak membantu agar tuntutan US$ 125 juta ini berhasil maka mereka pun berupaya menarik opini n simpati lg

Ditanggal yg sama bu dewi pun melakukan broadcast email ke banyak orang tua murid agar ikut “mengaku” anaknya disodomi guru2

Quote:Ini salah satu contoh email bu dewi ke orang tua murid lainnya ..

Quote:Gue kasih versi translate bahasa nya yah .. biar paham bagaimana “cerita” bu dewi

Kesimpulannya 5 Mei bu dewi katakan tdk ada sodomi di polisi (OC blm ksh tau kalo hrs ada oknum guru), 28 mei Alex 20x disodomi (hrs Guru)

Demi US$ 125 juta, bu Dewi RELA mengatakan anaknya sdh disodomi 20x hanya berdasarkan MIMPI dan mengajak ortu lainnya ikut support

Pada tanggal 3 juni 2014 ayah deniz Akar terprovokasi juga melaporkan kasus guru ke polisi dengan tuduhan “berbuat jahat” belum jelas gimana

Tanggal 6 juni bu dewi menyebarkan broadcast email lagi ke 6 orang tua murid yg dianggap punya atensi kalo pelakunya 2 guru dan 6 Cleaners

2 nama guru JIS yang diadukan dan dipasang fotonya oleh bu Dewi adalah FERDINAND TJIONG dan NEIL BANTLEMAN ..
Tanggal 11 Juni 2014, Bu Theresia gak mau ketinggalan dia Gunakan Marc lagi telah disodomi berkali2 oleh guru dan dilaporkan ke polisi juga

Bagaimana tuduhan cerita 3 orang tua ini atas sodomi kepada anak2 mereka .. kita lihat di BAP yang mereka buat yah .. lanjut gak neh?
Lanjut yah? coba sekali2 bikin Coin4Kurawa gitu buat biaya pijit tangan nya..

Kesimpulannya 5 Mei bu dewi katakan tdk ada sodomi di polisi (OC blm ksh tau kalo hrs ada oknum guru), 28 mei Alex 20x disodomi (hrs Guru)

Demi US$ 125 juta, bu Dewi RELA mengatakan anaknya sdh disodomi 20x hanya berdasarkan MIMPI dan mengajak ortu lainnya ikut support

Pada tanggal 3 juni 2014 ayah deniz Akar terprovokasi juga melaporkan kasus guru ke polisi dengan tuduhan “berbuat jahat” belum jelas gimana

Tanggal 6 juni bu dewi menyebarkan broadcast email lagi ke 6 orang tua murid yg dianggap punya atensi kalo pelakunya 2 guru dan 6 Cleaners

2 nama guru JIS yang diadukan dan dipasang fotonya oleh bu Dewi adalah FERDINAND TJIONG dan NEIL BANTLEMAN ..
Tanggal 11 Juni 2014, Bu Theresia gak mau ketinggalan dia Gunakan Marc lagi telah disodomi berkali2 oleh guru dan dilaporkan ke polisi juga

Bagaimana tuduhan cerita 3 orang tua ini atas sodomi kepada anak2 mereka .. kita lihat di BAP yang mereka buat yah .. lanjut gak neh?
Lanjut yah? coba sekali2 bikin Coin4Kurawa gitu buat biaya pijit tangan nya..

Quote:Gue sadur dari putusan PN jaksel atas 2 guru JIS, mereka gunakan cara sama cuma ini lebih sadis tanggal kejadiannya

Quote:Waktu kejadian kepada guru dibuat panjang januari 2013 – maret 2014.. lebih sadis dibanding tuduhan kepada cleaners

Tuduhan yang dibuat 3 orang tua (dewi, theresia dan akar) dibuat berbeda2 terkesan diatur masing2 punya “cerita sendiri” spt ada sutradara

Gue gak bahas detail yah.. abis panjang banget kalo satu2 dibahas tapi data yang penting2 aja yang bisa menyangkal semua cerita mereka

Quote:Mulai dari keterangan jika anak mereka disodomi di ruangan rahasia guru, sementara fakta ini ruangan guru open space

Quote:Ada pengakuan menarik dari David, operation manager Risk management JIS saat mendampingi penyidik olah TKP di JIS

Lalu ada pengakuan kalo pelaku sodomi mereka yang punya tatoo tengkorak, saat dicek ke 2 guru ini tidak ada tatoo spt yg dituduhkan mereka

Semua bukti pelaporan orang tua dikonfrontasi oleh penyidik pada tgl 13 juni 2014.. hasilnya nihil semua tetapi mereka tetap berupaya dapat

Ada satu pelaporan bu dewi yg dipakai penyidik utk dibuat “bukti” soal pemberian minuman biru muda kpd alex kemudian disodomi dan direkam

Karena gak ketemu minuman birunya maka penyidik hanya mengambil bukti ” sebuah blender” milik orang tua murid yg dititipkan di sekolah

Yang penting harus dapat “bukti” deh.. gue juga kagak paham tuh blender kenapa disalahin yah.. apa guru tsb mau buat ramuan ala nenek sihir

Yang gue salut ceritanya bu theresia saat menceritakan marc disodomi berkali2 oleh guru,dia hanya tambahkan kalo guru bedanya pakai kondom

Quote:Ibu theresia ini “paham” banget kalo orang asing pake “kondom” yang lokal (cleaners) polos polos aja

Bu theresia “sukses” menjadikan marc pemeran cilik BF no 1, di gangbang cleaners dan guru2 anusnya.. tapi efeknya cuma gak mau pake celana.

Masih banyak lagi keanehan2 yang ada dituduhan ke guru JIS ini.. gak gue beberkan bisa2 tahun depan baru selesai neh sinetwit… Anehnya keesokan hari setelah penyidik hanya menemukan 1 buah blender, ferdi dan neil dijadikan tersangka oleh penyidik.. semua kebingungan. Orangtua murid di JIS pun mulai menyadari kalo semua rekayasa maka mereka membentuk solidaritas orang tua murid melawan 3 ortu yg nuntut.

Semua BAP polisi hanya berdasarkan “pengakuan” sepihak.. tidak ada 1 pun alat bukti yg dipakai penyidik buat mentersangkakan guru n cleaners.

Dan jangan lupa pada saat itu KPAI sbg PR dari bu theresia trus melakukan penggiringan opini spt berita ini ~> klik dimari gan

Gue sdh googling betapa “Aktifnya” KPAI di kasus JIS ini mereka spt mengawal kasus ini baik sebelum,sedang dan sesudah persidangan. Setelah penetapan tersangka ke 2 guru JIS.. perhatian orang mulai terpecah ada juga sedikit orang yg mendukung cleaners+guru tp malu2. Cleaners pun akhirnya mendapatkan penasehat hukum yang lebih peduli (walau sangat telat) krn gratis emang susah.. keterbatasan ekonomi.

Cleaners akhirnya menunjuk pengacara Saut Radjagukguk menjadi penasehat hukumnya dan pada tanggal 18 september menarik semua BAP yg dibuat. Cleaners menarik BAP karena semua dilakukan dibawah paksaan dan penyiksaan keji.. tapi semua sudah terlambat kasus dipercepat luar biasa.

Proses P21 di kejaksaan juga sangat cepat.. luar biasa memang om OC ini settingan dia emang yahud.. tanpa buktipun bisa cepat naik. 11 hari setelah pencabutan BAP cleaners, persidangan kasus cleaners pun dimulai. disinilah hebatnya tim OC dia buat gap waktu dgn kasus guru.

Sementara kasus guru baru disidangkan pada tanggal 25 nov 2014.. dibuat terpisah agar terkesan kasus cleaners dan guru adalah kasus berbeda. Dengan majelis hakim yang berbeda tentunya tidak bisa merunut kewajaran bagaimana marc bisa disodomi puluhan kali dengan waktu bersamaan.

Bagaimana jalannya persidangan nanti gue bahas yah.. 4 jam sdh cukup hari ini .. tetap doakan mereka yg dipenjara dan yg sdh tewas ok..
Selamat Hari Kartini wanita Indonesia, ingat ada satu “kartini” cleaners yang masih dipenjara di negeri ini tanpa bukti.. ayo bebaskan !! Ayo 10 menit lagi gue akan mulai sinetwitnya.. beresin kerjaan yg belum selesai.. hari ini ada fakta hukum besar yg akan bebaskan korban JIS.

Tanggal 29 september 2014 sidang kasus sodomi atas cleaners pun dimulai di PN jaksel, pro dan kontra di masyarakat bertebaran.. Pengacara YLBHI Patra M. Zen mulai masuk membela cleaners.. perkumpulan orang tua murid JIS mendukung & meyakini kasus ini adalah rekayasa. Dukungan orang tua murid JIS ini adalah unik.. ratusan orang yg mendukung, melawan 3 orang tua yg menuduh adanya tindakan sodomi di sekolah.

Quote:Orangtua murid JIS tanpa kenal lelah terus memberikan dukungan kepada cleaners dan guru

Sementara yg Hate juga melakukan gerakan2 mulai dari KPAI yg terus “bermain” di media massa hingga adanya Petisi hukuman Berat 70 ribu sign.

Namun sayang dengan bukti yang minim cleaners inipun kalah di pengadilan, hakim memutuskan tgl 22 desember 2014 hukuman bagi cleaners sbb:
Cleaners pria dihukum 8 tahun penjara denda 100 juta (subsider 6 bulan) sementara utk Ica 7 tahun penjara denda 100 juta (subsider 6 bulan).

Cleaners banding ke Pengadilan Tinggi Juli 2015 kalah, banding ke MA tgl 24 Feb 2016 diputuskan Tetap Bersalah… skr sdh resmi TERPIDANA.
Mengapa kasus Cleaners dengan bukti yang lemah ini bisa kalah.. ini yang menarik gue buka faktanya yah.. siap2 TARIK NAFAS yang DALAM…

Gue pernah twit kmrn.. simpan kejadian tanggal 21 April 2014 .. hari ini tepat 2 tahun ada skandal besar kriminalisasi kasus di negeri ini. Pada tanggal 21 April 2014.. pengacara OC kaligis mengumumkan pertama kali tuntutan perdata uang US$ 12,5 juta kepada pihak JIS.. Saat itu pengacara yakin kalo bukti2 yang mereka punya tidak akan kuat.. krn dari hasil visum RSCM jelas dikatakan kondisi anus marc normal.

Untuk itu perlu dibuatkan lagi bukti visum baru dari rumah sakit lain agar ada bukti medis jika Marc terindikasi disodomi. Pada tanggal 27 Maret 2014 bu theresia sudah “Mempersiapkan” skenario ini.. dia pergi ke RS Pondok Indah Jakarta Selatan. Bu Theresia bertemu dengan dokter spesialis kulit dan kelamin Dr. Osmina.. dia katakan kalo anaknya (marc) telah diperkosa pedofilia.

Bu theresia katakan kepada dokter osmina, saya perlu Surat Keterangan Dokter untuk keperluan Asuransi mengganti biaya pengobatan selama ini. Untuk mendukung surat keterangan dokter inilah maka dilampirkan daftar obat2 resep yg berhubungan dengan herpes kelamin (biar di reimburse).

Dokter osminah menyanggupi permintaan bu theresia, karena hal ini memang biasa terjadi di Indonesia ayo ngaku deh kalian pernah gak?

Dalam surat keterangan yg dibuat Dr. OSMINAH dituliskan juga SEOLAH ada pemeriksaan anus Marc (luka dan benanah).. padahal tdk pernah ada. Surat keterangan dari dokter osminah inilah yang dipegang oleh bu theresia (27 maret 2014) dan dikeluarkan lagi saat tuntutan US$ 12,5 juta.

Pada bulan april pengacara meminta polisi utk ajukan visum lagi agar tuntutan mereka bisa menang dan ditujukan ke RSPI ini.

Quote:Ini surat permintaan visum dari polisi yg pertama ke RSCM 24 maret 2014.. nanti kita bandingkan

Quote:Coba bandingkan dengan surat permintaan visum baru (tanggalnya gak ada)hanya bulan ke RSPI

Quote:Ini bukti “pemeriksaan” dokter osmina yang dilakukan tgl 27 maret 2014, kita lihat yg tanda tangannya aneh

Quote:Inilah hasil “visum2an” yang dibuat oleh RSPI hasil pemeriksaan nomor 2 adalah hasil permintaan asuransi bu theresia

Quote:Lihat tanggal ditandatangani surat visum2an ini 21 April 2014.. bertepatan dengan tuntutan uang US $12,5 juta

Tuhan maha Adil selalu ada pertolongan dari Dia..Dr. OSMINAH sudah membuat pengakuan kalo dia bersalah ini hanya akal2an BU THERESIA katanya.

Quote:Inilah surat pernyataan Dr. OSMINAH yang dia tulis sbg pengakuan kejahatan bu theresia tgl 27 maret 2014

Quote:Surat keterangan Dr. Osminah disampaikan di depan Kompolnas.. kemudian kompolnas membuat rekomendasi ini

Quote:Surat pernyataan Dr. Osminah ini pun ditindak lanjuti oleh IDI spesialis kulit kelamin dgn katakan surat visum cacat

Keeimpulannya Dokter M. Luthfi Syafii tidak pernah melakukan visum atas marc.. dia hanya menyadur dari keterangan asuransi dr. Osminah. Kita harus hargai dan hormati keberanian Dr. OSMINAH .. dibawah tekanan dia berani berkata jujur walau telat.. nyawa 1 orang sdh melayang.

Pengakuan Dr. Osminah ini akan kita jadikan bukti baru ke pengadilan kelak kalo hasil visum yang diajukan penegak hukum adalah palsu. Ada resiko hukum, karir maupun nyawa yg akan diemban oleh Dr. Osminah.. negara harus melindungi ibu dokter seaman mungkin.. kita bantu awasi.

Quote:Kasus rekayasa ini sudah dilaporkan ke Mahkamah Agung RI oleh keluarga korban .. namun belum ada jawaban

Dokumen2 inilah yang sebabkan kasus cleaners kalah semua di pengadilan.. bukti visum hoax inilah yg dijadikan pegangan oleh hakim2.

Gue sadar kok apa yang gue ungkapkan barusan juga beresiko.. tapi gue yakin kalo Tuhan sdh putuskan utk membantu 8 orang yg dizolimi.

Dukungan kalian gue perlukan utk memaksa pemerintah turut campur di kasus kriminalisasi JIS.. nanti gue terangkan di kultwit berikutnya yah.

Kita lanjut kepengadilan kasus guru yah.. bagaimana time line dan prosesnya ini juga seru.

Ferdi (indonesia -belanda) dan neil bantleman (kanada) 2 guru JIS yg dijadikan korban dibela oleh pengacara Horman Paris di PN jaksel. Putusan PN tgl 2 april 2015 2 guru ini dipenjara 10 tahun dengan denda 100 juta (subsider 6 bulan) lalu banding di Pengadilan Tinggi Bebas. Namun saat banding di MA oleh jaksa, kedua guru ini malah diperberat hukumannya menjadi 11 tahun penjara.. tragis.

Dikasus guru ini penyidik lebih menggunakan keterangan psikolog dibanding bukti visum mengapa? Karena guru adalah kunci utk kasus perdata.

Dari putusan pengadilan yang gue baca, keterangan anak (alex,marc dan deniz) diaminkan oleh satu orang psikolog.. ini yang aneh.
Dan gilanya dari hasil pertanyaan kuasa hukum psikolog2 yang dijadikan “alat bukti” ternyata mengaku dibayar oleh orang tua anak (2 orang). Sementara satu psikolog lagi memiliki conflict of interest karena menjadi mitra polisi.. mereka membuat kesimpulan kalo ucapan anak benar.

Quote:Keberatan penasehat hukum guru atas penggunaan psikolog yg tdk independen ini tdk ditanggapi hakim PN dan MA

Quote:Ini satu nama psikolog lagi yang menjadi mitra polda metro jaya dijadikan saksi kunci

Ada kejadian mengharukan di kasus guru ini.. saat putusan PT berhasil membebaskan mereka.. seharusnya itulah moment mrk pulang ke negaranya. Namun mereka berdua sepakat utk tetap tinggal di Indonesia sebagai bentuk solidaritas kepada cleaners yang masih dihukum. Logika dan akal sehat jika guru itu benar2 seorang pedofil maka dia akan kabur saat dibebaskan.. mereka berani karena benar maka dihadapi.

Ucapan dari kerabat pun terbukti dalam putusan kasasiMA yang diketuai hakim artidjo mereka ditambah hukumannya jd 11 tahun. Mrk masuk lagi.

Quote:Ada 1 kejadian unik kasus kasasi MA dari poto yg berhasil di capture lewat web MA

Pengumuman nama majelis hakim MA yg tangani kasus ini muncul pada tgl 22 februari 2016 dan pada tgl 24 februari 2016 putusan sdh keluar.
Hanya 1 hari majelis hakim bisa memutuskan kasus yang begitu pelik ini kemungkinan pak altidjo pikir ini kasus korupsi.. pokoknya tambah.

Kita gak tahu pasti tapi ini sebuah anomali.. kadang2 nasib orang bisa apes karena persepsi orang atas dirinya.. sbg hakim penambah hukuman. Setelah putusan MA ini maka 2 guru JIS resmi menjadi terpidana.. saat gue berkunjung ke LP Cipinang gue melihat Ferdi sangat terpukul.

4 orang cleaners pria dan 2 guru JIS saat ini mendekam di LP Cipinang, mereka disana aman karena sesama penghuni LP meyakini mrk tdk salah.

Quote:Sementara untuk ica sdh dipindahkan dari LP pondok bambu ke LP semarang..

Kunjungan gue ke LP cipinang dan semarang sayangnya tidak boleh difoto, mendengar keterangan mereka lgs sekaligus menguatkan mental mrk.

Pada 14 juli 2015 disaat sidang perdata tuntutan US$ 125 juta..OC Kaligis pun ditahan KPK dengan tuduhan yg mungkin dia lakukan di JIS ini. Kita gak bisa buktikan kekuatan Doa orang teraniaya tetapi dgn kenanya OC kaligis maka kalian harus mulai yakini kekuatan doa n tangis loh.

The Untouchable Lawyer itulah julukan kerennya.. maka mulai skr kita harus percaya Tuhan perintahkan kita utk bergerak bebaskan yg tdk salah.

Cukup yah.. gue masih ada 2 kultwit lagi (kemungkinan) buat bahas kriminalisasi JIS ini.. berupa bagaimana cara gue menginvestigasi.

Dan terakhir gue akan open discuss ke kalian semua apa yang harus kita lakukanutk bantu bebaskan mereka… Siap Support yah? Janji loh.

Foto2 Menyentuh dari korban kriminalisasi JIS sdh gue upload di Instagram gue di @tetapkurawa

 

 

Baiklah.. gue mulai lagi sinetwit diwaktu yang jarang gue ngetwit.. ini waktu orang jarang buka gadget.

Banyak orang yang bertanya bagaimana caranya gue melakukan investigasi JIS ini? Selain lewat literasi observasi hingga kunjungan ke pelaku. Kasus JIS ini gue pelajari secara detail.. dari berbagai sumber kemudian dirangkai menjadi satu cerita utk bisa menguak sisi2 yg terlupakan.

Sebenarnya cukup banyak liputan2 media maupun tulisan2 soal JIS yang bertebaran namun sayangnya tdk ada yg komprehensif dan detail. Pelaku kriminalisasi JIS ini memang sengaja menyimpan kejadian detailnya agar konsentrasi orang lain msh berputar di soal Sodomi nya saja.

Mereka menutup aspek bisnisnya… karena tahu masyarakat indonesia plg sensitif jika sudah urusan anal menganal .. emosi cepat naik. Walaupun begitu gue tetap ikuti juga kok aturan main mereka.. gue pelajari soal sodomi n pedofil nya agar gue bisa dapat kebenaran yg utuh.

Dalam kejahatan seksual sodomi dan pedofilia didunia ini hanya ada 2 motif : kesenangan personal (kelainan seksual) dan bisnis film porno. Dari semua kejadian kejahatan pedofilia didunia mereka hampir dikatakan tidak pernah melakukan bersama2.. mayoritas pelaku tunggal.

Kasus sodomi beramai2 di JIS ini adalah kejadian paling unik didunia kelainan sex.. karena memang sulit mendapatkan korban maupun pelakunya. Kelainan seksual “berjamaah” dalam satu komunitas dapat dikatakan mustahil.. kecuali mereka terkena black magic atau kutukan nenek sihir.

Makanya gue bilang sangat susah mencari korban dan ((pelakunya)) sekalipun dalam jumlah banyak disatu tempat terkonsentrasi. Dari hasil observasi gue ke beberapa teman wartawan yang melakukan liputan khusus pelaku pedofil sodomi di indonesia (robot gedek dan babe).

Mereka melakukan sodomi ke anak2 mendapatkan kenikmatan “sempurna” saat mereka meringis menahan sakit yg teramat sangat saat penetrasi anus. Kenikmatan sempurna itu butuh waktu yang lama saat mereka mensodomi.. semakin mengerang semakin suka.. jd 1 eksekusi akan makan waktu lama.

Jika motif kelainan seksual dikatakan mustahil maka motif bisnis film porno yg memungkinkan? Ini pun gue telusuri dengan cermat. Jika marc,alex dan deniz adalah anak2 korban sodomi dari bisnis video porno maka dipastikan film mereka sudah beredar luas di dunia maya.

Keyword kindegarden indonesia atau apapun yg bisa mengarahkan bukti gue lacak hasilnya nihil.. tidak ada film2 dari anak2 JIS ini. Belum putus asa agar gue yakin dgn paparan bukti sinetwit ini maka gue gunakan tehnik follow the money.. kalo benar ada bisnis pst transfer.

Dengan bantuan beberapa teman gue pun menelusuri rekening bank cleaners ini.. apakah ada uang masuk dari luar dgn angka lumayan. Gue berhasil mendapatkan rekening koran para cleaners dengan tenggang waktu yg dituduhkan penyidik saat mereka eksekusi.. mau diupload gak?.

Seluruh cleaners hanya mempunyai 1 rekening bank saja.. (BRI) mereka gunakan utk rekening penerimaan gaji juga dari PT ISS

Quote:Ini rekening BRI milik Afrisca (ica) periode Des 2013 sd. Maret 2014 .. kalo lihat mutasinya miris 😢 gajinya itu

Quote:Ini rekening milik Agun di periode desember 2013 sd. April 2014.. tidak ada uang masuk selain gaji yg miris

Quote:Ini rekening BRI milik Awan hasilnya sama2 miris

Quote:Contoh terakhir rekening milik syahrial.. sami mawon..hasilnya tidak ada transfer selain gaji

Gue sebenarnya juga sdh dapatkan mutasi rekening guru.. namun karena pihak keluarga keberatan gak gue upload krn masih aktif rekeningnya. Kesimpulannya sama rekening ferdi dan neil juga clear .. mutasi penerimaannya tidak ada yg mencurigakan…

Jadi kemungkinan motif sodomi di JIS ini adalah bisnis film porno pun menurut gue gak terbukti.. tidak ada aliran dana…

Gue pause dulu yah ini ada pertemuan dgn teman kelompok jarik pembuat petisi awal hukum berat pelaku kejahatan seksual di JIS

 

Ok lanjut lagi sinetwitnya? … konfirmasi sudah gue lakukan… teriakaannya mana..

Hasil pertemuan gue kmrn malam dengan komunitas jarik cukup kondusif, gue open ditanya oleh mereka (4 orang) sayang fema nya gak datang. Mulai dari nanya motif investigasi hingga metodologinya lalu bertanya soal bukti .. semua gue jawab dgn tuntas..

Ada 2 pertanyaan menarik yg membuat gue harus konfirmasi ulang pagi ini.. : 1. Apa Ada bukti sms dari guru ke cleaners soal sodomi ke marc. Jadi menurut mereka penyidik menemukan sms dari hp salah satu cleaner isinya : The Boy (marc) is here…
Gue konfirmasi ke cleaner ada salah satu hp cleaner (zaenal) yg diambil penyidik lalu 2 hari kemudian ditunjukkan ini ada bukti sms.. Tapi masalah ini gue gak akan bahas lebih dalam karena dari penelusuran gue di putusan hakim PN tidak ada soal bukti SMS dari HP zainal.

Quote:Dari bukti yang diajukan penuntut umum tidak ada soal barang bukti HP atau SMS.. jadi gak usah dibahas..

Cuma ada 1 barang bukti yang menarik yg luput dari investigasi gue kmrn.. ada 1 buah memory stick produo merk sony kapasitas 2 GB ..apa yah?. Memory stick 2 GB ini “katanya” ditemukan di rumah awan saat penggeledahan.. isinya film2 bokep…

Saat gue konfirmasi.. awan mengatakan dia gak pernah tahu apa itu memory stick? Dia berkata HP nya jadul punya jadi bagaimana bisa dia tahu. Dan anehnya walau dijadikan barang bukti.. memory stick ini gak ditulis ceritanya apapun di putusan pengadilan.. artinya bukti ini nihil.

Dan menurut gue juga aneh gak ada hubungannay jikapun benar adanya tuh memory isi bokep dengan tindakan sodomi pedofilia ini. Jadi info adanya bukti digital di kasus JIS ini gue anggap nihil.. walau terkesan dipaksakan hakim hanya fokus di pengakuan semata …

Btw gue terima kasih juga dengan info ini.. minimal utk antisipasi jika tiba2 ada yang “ajuin bukti” ini dikemudian hari.

Kedua soal kemungkinan cleaners dan guru hanya “menggesek2an penisnya” kepantat anak.. hingga menularkan “herpes” ke marc..gue konfirmasi lg. Gue telusuri ada wartawan tv CBC kanada pernah melakukan investigasi kasus kriminalisasi JIS ini dan telah diunggah di yutub hasilnya.

Nama programnya fifth estate : JIS case.. wartawan ini sukses mendapatkan hasil lab lanjutan penyakit herpes marc yg dilakukan di belgia.
Ternyata bu theresia secara diam2 melakukan lab lanjutan dari rekomendasi klinik SOS di jakarta, apakah marc benar terkena herpes genital.

Judulnya mengerikan nightmare in Indonesia.. betapa kriminalisasi JIS ini begitu telanjang.. semua bukti2 hukumnya ternyata fake. Walaupun bu theresia “diam2” melakukan test lab lanjutan atas marc hasilnya bisa bocor karena ini pertolongan Tuhan pastinya…

Sayangnya bu theresia blm mendapat hidayah Tuhan.. dengan keluarnya hasil lab tsb dia tidak berani mengakui kalo kasus sodomi JIS cuma Mimpi. Seharusnya dengan keluarnya hasil lab tsb maka dapat dipastikan kasus JIS ini mirip dgn kasus Mc Martin di USA thn 1984…

Dan gilanya dengan keluar hasil lab bebas herpes.. tuntutan perdata US$ 125 juta masih dilanjutkan oleh pihak anak kepada JIS.. luar binasa. Kasus perdata tuntutan US$ 125 juta sdh masuk memori banding ke pengadilan Tinggi krn di PN mereka kalah.. krn OC kaligis keburu masuk bui.

Gue cuma sampaikan pesan kepada “pihak” penasehat hukum perdata bu theresia yg sdg mantau twit gue ini.. utk kedepankan hati nurani kalian. Gue sdh pegang nama penasehat hukum yang menggantikan OC kaligis di tuntutan perdata ini .. gak usah disebutkan dulu yah.

Kalo gak bisa berdamai dengan hati nurani kalian di kasus ini.. maka dengan terpaksa kita harus perang di medsos.. konsekwensi nya berat bro. Lanjut dengan hasil pertemuan kemaren masalah sodomi atau gosok2 penis apapun modusnya semua dapat dipatahkan dengan ” Bukti hukum” yg jelas.

Makanya saat ditanya lagi apakah gue yakin kalo cleaners dan guru JIS ini tdk Bersalah? Gue dgn tegas katakan IYA (tanpa ragu sedikitpun). Sampai disini pembicaraan usai, kelompok jarik katakan akan berdiskusi dgn teman2 lainnya.. semoga mereka sadari kekeliruannya, amienn.

Gue cuma sampaikan “Penglihatan” gue untuk 10 tahun kedepan.. bahwa teroris di Indonesia nanti bukan lg dari kelompok fundamental agama. Tapi akan timbul dari kelompok atau keluarga yang sudah dizolimi oleh “negara”.. sakit hati mereka akan membekas hingga ke turunannya.

Sebelum kriminalisasi ini terkuak banyak pihak yg dukung bu theresia dkk krn menganggap akan menghancurkan masa depan 3 anak mereka. Tp dengan kriminalisasi ini sdh hancurkan masa depan anak2, istri,orang tua hingga keluarga besar cleaners n guru.. kehancurannya lbh BESAR.

Jika kita pun ikut diam maka kita adalah bagian dari orang2 yang berdosa yg biarkan kejahatan ini terjadi didepan kita.. ingat doa mereka. Kita harus dorong tim kuasa hukum cleaners dan guru utk mengajukan PK (peninjauan kembali) kasus kriminalisasi ini agar dpt membebaskan mrk.

Bukti2 baru harus disampaikan ke MA bisa berupa pengakuan dari Dr. Osminah atau hasil lab marc di belgia itu harus didapat dari wartawan CBC. Kerusakan yang sudah timbul dari kriminalisasi JIS sdh sangat besar mulai dari nyawa yg hilang, orang dipenjara, keluarga terlantar, materi.

Sementara bu theresia sdh tinggal di belgia, bu dewi di spanyol dan keluarga deniz sdh di jerman.. mereka sdh tenang dan bahagia disana. Kita juga doakan kepada para keluarga marc,alex dan deniz semoga Tuhan membuka hati mereka utk berbalik mencabut tuntutan mereka.

Saat gue berbicara dengan cleaners di tahanan, gue janji akan membantu semaksimal mungkin utk minimal tdk dihukum sosial oleh masyarakat. Jika langkah ini bisa diridhoi Tuhan dengan membebaskan mereka dari tahanan adalah sebuah bonus.. bukan krn Gue tp krn KALIAN semua yah.

Mereka tewas dan dipenjara karena ada kontribusi Opini sesat kita, untuk itu harus kita tebus lagi membebaskan mereka dengan opini kita jg. Nanti di kultwit (terakhir) selanjutnya kita akan berdiskusi bagaimana rencana aksi kalian yang memiliki nati nurani utk bantu pembebasan.

Kita buktikan klo orang indonesia masih punya kasih, ironis kasus JIS ini justru mendapat simpati luar biasa dari orang asing di luar negeri.

Gue akhiri #Sinetwit kriminalisasi JIS yang teramat panjang (mungkin ini rekor baru) dgn ucapan : “JUSTICE for THE INNOCENT”.

” You Never Know How Strong You Are, Until being Strong is Your Only Choice” *Bob Marley “#justice4Innocent

Kematian Siyono

“5 LOGIKA CACAT ATAS KASUS KEMATIAN SIYONO”

Kasus kematian Siyono saat ditangan Densus menjadi perhatian luas publik. Langkah serius Komnas HAM bersama banyak elemen Ormas Islam khususnya Muhammadiyah menempuh advokasi dengan tahapan awal otopsi menjadi sangat berarti bagi masyarakat sipil pencari keadilan.

Publik berharap dari otopsi berlanjut ke advokasi berikutnya biar terungkap kebenaran kasus Siyono.

Disisi lain sangat tampak pihak Polri “guncang” dengan langkah diatas. Sejak awal Polri bersikukuh Densus88 tidak berasalah. Bahkan paska otopsi dan belum diumumkannya hasil otopsi, pihak Polri membangun penguatan opini bahwa Densus88 tidak melakukan kekerasan, tidak membunuh terhadap Siyono. Semua sudah dianggap sesuai SOP, cuma ada catatan kecil yaitu adanya kelalaian karena Siyono dikawal satu orang Densus.

Mengkaji narasi yang dibangun oleh Polri dihadapan publik, perlu kiranya kita mengujinya. Berikut beberapa point pentingnya:

Pertama; klaim bahwa kelompok yang nuntut keadikan atas kasus  Siyono adalah pro terorisme. Jika konsisten dengan nalar tersebut maka kita bisa katakan bahwa pengacara yang advokasi tersangka koruptor di pengadilan adalah pro korupsi.Begitu juga setiap orang yang simpati kepada para koruptor hakikatnya adalah pro korupsi.Ini catat pertama dari logika yang diumbar pihak Polri.

Kedua:langkah densus 88 sudah sesuai dengan prosedur saat menangani Siyono. Kalau memang sesuai prosedur kenapa bisa sampai meninggal? bukankah amanah UU-nya seorang terduga dan atau tersangka itu ditindak dibawa ke pengadilan yang transparan?

Ketiga: Info sepihak dari Polri dinyatakan Siyono melawan ketika diamankan anggota Densus. Ini berarti Densus sangat ceroboh, katanya pasukan elit tapi mengamankan seorang guru ngaji saja sampai melahirkan preseden buruk yakni hilangnya nyawa. Dan ini bukti kesekian kalinya Densus kerja tidak profesional.

Keempat: tidak ada yang ditutup -tutupi oleh Polisi. Kalau tidak ada yang ditutup-tutupi kenapa harus panik ketika jenazah Siyono mau diautopsi, paska di otopsi dan sebelum hasil otopsi dipublish? bukankah di Perkap Nomer 23 Tahun 2011 Pasal 19 ayat 3 dijelaskan ketika penindakan seseorang/tersangka berakibat hilangnya nyawa/kematian maka harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Lantas langkah apa yang dilakukan Polri untuk bisa mempertanggungjawabkan kematian Siyono secara hukum? Kenapa justru sangat terkesan keberatan dengan keluarga dan masyarakat yang menuntut keadilan atas kematian Siyono?

Kelima: muncul klaim masyarakat membuat-buat opini. Fakta aktualnya hari ini bukannya yang membuat-buat opini adalah Polisi sendiri?

Klaim sepihak polri atas Siyono yang belum pernah divonis dipengadilan dengan label lebih tepatnya vonis teroris dari pihak polri.Bahkan vonis lainnya seperti Siyono berbahaya, pegang senjata, orang penting kelompok Neo JI dll. Adakah semua itu terbukti dipengadilan? Siyono tewas dan tuduhan tersebut tidak akan pernah terkonfirmasi atas seorang yang sudah mati.

Jika Siyono dianggap orang penting dan petinggi Jamaah Islamiyyah kenapa penanganannya sembrono?

Kalau memang petinggi Jamaah Islamiyyah kenapa tidak dirunut jaringannya? Kenapa malah dibikin mati? katanya mau memutus jaringan terorisme

Bagaimana mau mendeteksi anggota, anak buah dan gerakkannya kalau orangnya sudah tiada?.Katanya mau memberantas terorisme sampai ke akarnya

Kalau memang Siyono adalah kunci untuk mengungkap gudang persenjataan Jamaah Islamiyyah. Kenapa malah disiksa hingga tak bernyawa? Kenapa tidak “dirayu” dan “diperalat” saja?

Bukankanya Polisi punya “rayuan maut”? Nasir Abbas yang punya reputasi terorisme internasional saja bisa takluk, kenapa tidak dengan Siyono?

Apapun argumentasi Polri, fakta empiriknya Siyono tewas dan tidak bisa dihidupkan lagi. Maka menjadi hak keluarga menuntut kebenaran dan keadilan atas musibah yang menimpa keluarganya.
Rasa Keadilan menjadi hak dasar siapapun, karena rasa butuh kepada keadilan inilah yang mendorong banyak elemet masyarakat mendorong Polri untuk jujur dan legowo plus konsisten dengan segala konsekuensinya.

Jakarta, Jumat 8 April 2016
[Harits Abu Ulya, Pengamat Terorisme & Direktur CIIA]

Spotlight dan jurnalisme kekerasan seksual

Spotlight dan jurnalisme kekerasan seksual

share from http://hansdavidian.com/spotlight-dan-jurnalisme-kekerasan-seksual/

Apa sudah menonton Spotlight? Film pemenang Oscar yang didasarkan kisah nyata ini bercerita tentang investigasi yang dilakukan oleh tim wartawan desk investigatif koran Boston Globe atas kasus pemerkosaan anak kecil yang dilakukan oleh para pastur gereja Katholik di Boston.

Hasil penyelidikan tim wartawan Boston Globe mengguncang bukan hanya institusi gereja Katholik di Boston tapi juga di seluruh dunia. Artikel investigatif yang dihasilkan berhasil menunjukkan bahwa pemerkosaan anak kecil di dalam lingkungan gereja Katholik dilakukan secara masif, sistematis dan dalam skala global.

Investigasi tim wartawan Boston Globe ini bahkan sampai membuat Paus dan Vatikan mengeluarkan permintaan maaf dan pengakuan atas dosa pemerkosaan yang dilakukan secara gila-gilaan oleh para rohaniawannya.

Ada satu adegan yang menarik di film Spotlight ini; ketika tim wartawan berhasil menemukan dan memverifikasi data temuan mereka atas beberapa kasus pemerkosaan yang terjadi di dalam gereja, pemimpin redaksi Boston Globe Marty Baron (yang diperankan Liev Schreiber) merasa temuan mereka belum lengkap dan perlu investigasi lebih dalam lagi.

Baron meminta tim untuk bisa menunjukkan fakta bahwa pemerkosaan yang terjadi bukan hanya skala kecil saja tapi bahwa ada sesuatu yang begitu masif dan secara sistemik tersusun dengan rapi sampai ke tingkatan Vatikan sehingga para pastur-pastur yang memerkosa anak-anak kecil bisa dengan mudahnya melenggang ke paroki atau gereja di daerah lain begitu ada indikasi mereka terkena kasus.

Bagi Baron, temuan dengan skala seperti itu punya implikasi jauh lebih besar dan manfaat bagi publik ketimbang mengekspos sebagian kecil dari puncak gunung es kasus pemerkosaan di lingkungan gereja Katholik.

Walau sempat melalui perdebatan sengit dengan tim, pada akhirnya feeling Baron terbukti benar. Penyelidikan lebih jauh menunjukkan fakta mencengangkan bahwa terdapat hampir 90an pastur yang bertugas di Boston pernah terlibat kasus pemerkosaan. Lalu ditemukan juga metode sistematis bagaimana Kardinal Boston dan rekan-rekannya di Vatikan mengatur mutasi para pastur-pastur bermasalah ini ke paroki dan gereja di daerah lain untuk mengubur aib yang telah dilakukan mereka. Temuan-temuan inilah yang akhirnya menjadi bahan serial artikel investigatif Boston Globe yang mengguncang Vatikan.

Dalam konteks jurnalisme di Indonesia, Spotlight berhasil menunjukkan bagaimana pers di sini masih terlalu gagap dan naif dalam meliput kasus kekerasan seksual seperti pemerkosaan.

Saya teringat sebuah kasus beberapa tahun yang lalu. Kasus ini melibatkan seorang sastrawan terkenal bernama Sitok Srengenge.

Sitok pada waktu itu adalah salah seorang kurator dan seniman berpengaruh di pusat kebudayaan paling ngehits di kalangan hipster artsy Jakarta bernama Salihara.

Tapi di balik kementerengan status Sitok, sudah ada desas-desus di kalangan sastra bahwa sang sastrawan akan terkena kasus pemerkosaan dan korbannya, yang diperkosa sampai hamil, sudah siap untuk melaporkan beliau ke kepolisian. Benar saja, pada akhirnya ada yang melaporkan Sitok ke kepolisian atas tuduhan pemerkosaan.

Saya pada waktu itu masih meliput di desk online dan mengawasi kasus-kasus kriminal yang terjadi di Polda. Pada awalnya, saya menganggap bahwa kasus Sitok ini cuma kasus pemerkosaan sporadis yang banyak terjadi setiap hari di Jakarta.

Tapi kemudian saya menemukan banyak keanehan; untuk kasus yang melibatkan seorang sastrawan sekelas Sitok, yang lumayan beken, kenapa banyak media yang diam? Bahkan ada beberapa wartawan yang mengirimkan tulisan tentang dilaporkannya Sitok tidak melihat hasil tulisan mereka dipublish.

Ternyata ada sebuah gerakan sistematis di kalangan editor-editor media yang cukup senior dan berkawan dekat dengan komunitas Salihara yang secara halus dan diam-diam melakukan sensor terhadap berita apapun mengenai kasus Sitok.

Sejak mengetahui dan mengalami sendiri fakta di atas, saya akhirnya belajar bahwa kasus pemerkosaan yang dilakukan Sitok bukanlah kasus biasa. Ada sesuatu yang sangat sistemis dan terstruktur yang dilakukan oleh entah siapa yang tidak ingin nama Sitok dan Salihara terganggu.

Setelah saya melakukan semacam rage campaign di Twitter yang menunjukkan protes saya atas keroyokan yang dilakukan bapak-ibu editor media kawan Sitok ke korban yang waktu itu tertekan karena trauma, barulah beberapa media mulai berani lebih intens menyorot perkembangan kasus Sitok.

Saya yang waktu itu mengikuti dan mengkover kasus Sitok dari dekat akhirnya mulai menjalin jejaring dengan orang-orang yang memberikan advokasi ke korban. Dari mereka saya juga mengetahui bahwa korban Sitok bukan hanya satu, tapi ada beberapa. Ada juga yang sampai sudah punya anak dan telah tinggal selama beberapa tahun di Jawa Tengah tanpa mendapatkan sedikitpun santunan atau kompensasi sekalipun dari Sitok. Akhirnya beberapa korban ini pun berani mengambil sikap untuk melaporkan Sitok.

Perlu dicatat bahwa sebagian besar kasus pemerkosaan yang dituduhkan ke Sitok terjadi pada saat beliau menjabat sebagai salah satu kurator di Salihara. Modus beliau memperkosa korbannya kurang lebih sama menurut penuturan para korban; diundang ke kamar kost-nya untuk sama-sama belajar tentang sastra lalu mencekoki korban dengan minuman beralkohol sampai tidak berdaya. Yang jadi pertanyaan saya pada waktu itu; apa tidak ada satupun pihak di Salihara yang tahu mengenai kebejatan Sitok ini? Bukannya dalam komunitas sempit seperti komunitas sastra, ketika ada anggota yang aneh-aneh bisa dengan cepat tersebar beritanya?

Semakin banyak korban yang melaporkan Sitok atas tuduhan pemerkosaan, semakin terasa pula perlawanan terstruktur dan masif yang dilakukan oleh kawan-kawan Sitok di berbagai jalur media yang dekat dengan Salihara.

Ketika korban pertama melakukan laporan, Goenawan Mohamad, begawan Salihara dan kawan dekat Sitok, entah sengaja atau tidak membroadcast rilis statement Sitok ke sebuah group chat berisi wartawan-wartawan senior yang menyertakan dengan terang benderang nama korban.

Sungguh sangat mengherankan seorang jurnalis yang katanya cukup senior seperti Goenawan bisa lupa dengan aturan pertama pemberitaan pemerkosaan adalah tidak boleh sekalipun kita menuliskan identitas jelas korban bukan?

Lalu media Tempo, yang dekat dengan Goenawan dan Salihara, beberapa saat setelah korban-korban lain bermunculan mengeluarkan tajuk dengan judul menggelikan; Pantaskah Pemerkosaan Diberitakan? Tajuk ini ditulis oleh seorang redaktur senior yang membuat saya bertanya-tanya; wartawan-wartawan Tempo yang katanya paling jago se-NKRI itu apa waktu training tidak pernah diberikan pelatihan bagaimana menulis berita kasus kekerasan seksual yah?

Salihara pun mengeluarkan sebuah rilis atas kasus Sitok yang sangat apologetik. Jika biasanya tokoh-tokoh Salihara tidak ragu-ragu untuk menggunakan nada sarkas atas kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang habib misalnya, untuk kasus Sitok istilah yang mereka gunakan banyak berkaitan dengan azas praduga tidak bersalah dan proses hukum yang berjalan layaknya segerombolan politikus yang sedang membela rekannya yang tersangkut kasus korupsi.

Ada pula icon feminisme Salihara, Ayu Utami, yang sangat diharapkan menjadi the last bastion of common sense di komunitasnya untuk kasus Sitok sama-sama mengeluarkan pernyataan yang maha apologetik di blognya. Alih-alih menulis “pemerkosaan”, Ayu menulis apa yang dilakukan Sitok dengan bahasa mendayu-dayu nan puitis seperti “hubungan seks yang tidak adil, tidak ditunaikan dengan cara-cara apik dan manusiawi”. What the fuck is that? A rape is a rape, moron.

Sikap Salihara yang sangat lunak ini tentu memancing kecurigaan; apa memang praktek percabulan paksa di dalam komunitas itu, selama dilakukan oleh anggotanya, adalah sesuatu yang lumrah? Ada tulisan menarik yang dibuat oleh Julia Suryakusuma, seorang penulis dan aktivis, dan diterbitkan di koran The Jakarta Post edisi 22 Januari 2014 atas kasus Sitok dan mengenai pengaruh Salihara. Di situ, Julia menuliskan bahwa pada tahun 1996, Goenawan juga pernah terlibat kasus pelecehan seksual.

Untuk lebih jelasnya, saya kutip tulisan Julia di bawah ini:

The publicity surrounding Sitok’s case has affected Salihara, the cultural center where he had previously worked as a curator until he resigned due to the rape allegations. Since the charges surfaced, the center has been dubbed Salah Arah (misdirected) also because it was cofounded by Goenawan Mohamad (often called GM), noted public intellectual, poet, essayist and a founder of Tempo news magazine, who was also involved in an alleged sexual harrasment case in 1996.

The woman, a pro-democracy activist, managed to escape, but obviously the bitter irony of it was not lost on all the very angry (feminist) activists, when they learned of the case. What ensued was prolonged argument between the feminist pro-democracy camp and the GM camp, which in the end, petered out and came to nothing.

Both the Sitok and GM incidents point to the incidences of sexism and sexual harassment in the pro-democracy movement — an ironic and disturbing ongoing reality. These incidents are also test cases for feminists who for 20 years have wavered and been unclear on their stand on the GM case. First they got angry, then they got confused, and then they gave up.

This weakness was reportedly due to the coaxing and influence of the GM camp, but also due to an inherent weakness in the feminist movement itself.

One feminist even said, “If we attack GM, who will take care of cultural issues?”, as if he had a monopoly on the matter. This weakness is due to the fact that it is hard for feminists to organize and create a solid front because the ties that bind them to their (patriarchal) men are so strong.

Dari tulisan Julia di atas, ada tersirat bahwa pengaruh Salihara yang luas, bahkan sampai ke gerakan feminisme, membuat tokoh-tokohnya seakan-akan kebal dari hukuman apapun layaknya para pastur predator seksual di Boston yang dilindungi oleh Vatikan.

Pada waktu meliput kasus Sitok pula saya mendapatkan telepon dari salah seorang teman yang punya pengalaman traumatis ketika dia terlibat di dalam komunitas para budayawan yang seharusnya arif tersebut.

Teman saya, seorang perempuan, bercerita tentang bagaimana dia dulu datang ke Jakarta tanpa memiliki uang yang cukup ataupun kenalan yang menampung. Lewat seorang teman, dia kemudian bisa terlibat di sebuah acara seni yang dilakukan komunitas Salihara dan di sini dia berkenalan dengan seorang budayawan.

Budayawan ini berkenalan dengan sopan dan meminta teman saya untuk menjadi anak angkatnya. Teman saya yang sebatang kara di Jakarta tentu menyambut baik ajakan ini dan dia pun melihat si budayawan sebagai seorang sosok bapak yang baik hati.

Singkat cerita, teman saya kemudian pindah ke sebuah rumah besar yang dijadikan tempat tinggal sang budayawan. Di dalam rumah itu ternyata sudah ada dua anak angkat lain dan kedua-duanya perempuan. Latar belakang mereka semua sama; anak sebatang kara yang datang mengadu nasib ke Jakarta.

Selama beberapa minggu, tidak ada yang aneh terjadi di dalam rumah tersebut. Tapi suatu malam, ketika teman saya tertidur, sang budayawan tiba-tiba masuk ke kamarnya dan mulai melakukan perbuatan cabul. Teman saya berteriak dan mengusir dia. Keesokan harinya sang budayawan minta maaf dan bilang bahwa dia khilaf. Teman saya pura-pura memaafkan karena dia curiga bahwa sang budayawan juga melakukan hal yang sama ke anak angkat yang lain. Teman saya memutuskan untuk tinggal sedikit lebih lama lagi supaya bisa membawa kabur anak angkat yang lain.

Ternyata benar, dua anak angkat lainnya pun secara bergilir diperkosa oleh sang budayawan setiap malam. Mereka tidak bisa kabur karena secara psikis mereka sudah begitu tertekan dan juga takut karena sang budayawan ternyata memiliki banyak teman orang kuat di dalam pemerintahan. Akhirnya, ketika teman saya berhasil kabur, dia cuma bisa membawa salah satu anak angkat dari rumah terkutuk tersebut. Teman saya saat ini sudah punya karir yang bagus dan anak angkat yang berhasil dia selamatkan sudah kembali bersekolah.

Dari tiga kasus di atas yang melibatkan tiga orang yang terafiliasi dengan Salihara – Sitok, Goenawan di 1996 dan seorang budayawan lainnya yang tidak boleh disebut namanya dahulu – tentu timbul pertanyaan; ada apa sih di dalam Salihara? Belajar dari Spotlight, inilah yang menurut saya harus lebih ditelusuri lebih jauh ke depannya untuk jurnalis-jurnalis yang meliput kasus Sitok ataupun kalau nanti ada kasus baru muncul.

Sudah tidak tepat rasanya kalau nanti yang dikejar hanya satu atau dua individu budayawan yang tersangkut kasus tapi harus juga dilihat apakah sebagai institusi sudah menjadi budaya atau tidak? Kalau jawabannya ya, maka sungguh sangat mengerikan kalau ternyata pusat kebudayaan nan adiluhung ternyata secara sistematis dan masif mengusung budaya dominasi kekerasan seksual.

Dan kalau itu yang terjadi, maka bisa dilihat secara lebih luas lagi; apakah pemerkosaan dan kekerasan seksual sudah menjadi semacam kultur dalam kehidupan bermasyarakat? Apa di institusi-institusi lain selain Salihara juga terjadi praktik-praktik percabulan paksa yang ditutup-tutupi oleh para tokoh-tokohnya yang punya pengaruh luas?

Selama ini yang cukup mengganggu saya adalah tentang bagaimana sensitifnya orang Indonesia ketika ada muncul gurauan yang menyerempet atau bertopik pemerkosaan tapi seluruh elemen masyarakat tidak sadar atau mendiamkan ketika pemerkosaan diasosiasikan dengan sikap gagah.

Ada ratusan bahkan ribuan headline di berbagai media yang menulis kejadian pemerkosaan dengan istilah “menggagahi” padahal tidak ada yang gagah dari pemerkosaan. Istilah ini bertebaran di mana-mana dan hampir sebagian besar orang terdiam melihat hal ini. Tidaklah mengherankan orang merasa perlu untuk melakukan pemerkosaan biar terlihat gagah toh dengan budaya seperti ini?

Kultur yang mengglorifikasi pemerkosaan ini pun semakin terasa kentara di NKRI ketika hampir selalu terjadi kriminalisasi korban. Ketika kasus Sitok terjadi, ada seorang feminis liberal yang mengeluarkan pernyataan “kok gak pake kondom?” Really, bitch? As if wearing a condom would make a difference when you are being raped.

Lalu sudah sering pula kita lihat bagaimana orang menganggap bahwa perempuan yang diperkosa seharusnya tidak memakai baju seksi yang memancing. Kalau korbannya lelaki dan diperkosa oleh lelaki maka pandangan masyarakat yang keluar adalah “makanya jangan berteman dengan gay”. Kalau korbannya lelaki dan pelakunya wanita maka justru sering diberikan ucapan selamat karena dapat “jatah gratisan” padahal pemerkosaan yang dilakukan perempuan kepada lelaki juga menimbulkan efek trauma yang sama beratnya.

Dan akhirnya pada pagi hari ini, saya sampai melongo ternganga melihat judul semacam ini keluar di Tempo:

Saya tidak tahu siapa yang menulis judul itu. Isinya pun tentang kasus pemerkosaan di India. Tapi yang membuat saya bingung adalah; dengan judul semacam itu, apa si penulis atau editor berusaha menyampaikan pesan bahwa ada saat-saat yang pantas di mana seorang guru boleh memperkosa muridnya?

Judul di atas adalah contoh terakhir bagaiman gagapnya pers kita dalam menyikapi kasus pemerkosaan.

Film Spotlight mempertontonkan kepada kita bahwa ada dimensi yang lebih luas dari sebuah kasus pemerkosaan dan semoga ke depannya, makin banyak jurnalis di sini yang menonton Spotlight dan bisa melihat kasus kekerasan seksual dalam spektrum yang jauh lebih luas dari sekedar korban dan pelaku.

Masuk Islam karena Adzan

Untuk kedua kalinya, saya menyaksikan seorang pemuda (masih berumur dibawah 25 tahun) masuk islam. Siang ini bada sholat dzuhur di masjid patrajasa, seperti biasa diadakan pengajian rutin oleh seorang pemuda. Pembahasan tiap pekannya selalu menarik. Pengajian kali ini membahas perihal orang islam tapi kafir, seperti membunuh orang islam. Usai pengajian seorang pemuda bernama Joshua dihadirkan ke depan untuk bersyahadat, sebagai tanda masuk islam. Joshua memeluk islam karena tiap hari mendengar adzan dan itu memberi efek luar biasa baginya.

 

5 bulan yang lalu, saya juga menyaksikan seorang pemuda masuk islam seusai shalat jumat di sebuah masjid di Pamulang. Pemuda itu masuk islam karena mendengar adzan. Hatinya bergetar setiap kali mendengar adzan hingga akhirnya pemuda itu memutuskan masuk islam.

 

Mengapa adzan memberikan efek luar biasa ya.

 

Berikut tulisan yang aku sadur dari google.

Azan mulai disyariatkan pada tahun kedua Hijriah. Mulanya, pada suatu hari Nabi Muhammad mengumpulkan para sahabat untuk memusyawarahkan bagaimana cara memberitahu masuknya waktu salat dam mengajak orang ramai agar berkumpul ke masjid untuk melakukan salat berjamaah.

Di dalam musyawarah itu ada beberapa usulan. Ada yang mengusulkan supaya dikibarkan bendera sebagai tanda waktu salat telah masuk. Apabila benderanya telah berkibar, hendaklah orang yang melihatnya memberitahu kepada umum. Ada juga yang mengusulkan supaya ditiup trompet seperti yang biasa dilakukan oleh pemeluk agama Yahudi.

Ada lagi yang mengusulkan supaya dibunyikan lonceng seperti yang biasa dilakukan oleh orang Nasrani. Ada seorang sahabat yang menyarankan bahwa manakala waktu salat tiba, maka segera dinyalakan api pada tempat yang tinggi di mana orang-orang bisa dengan mudah melihat ke tempat itu, atau setidaknya, asapnya bisa dilihat orang walaupun berada di tempat yang jauh. Yang melihat api itu, hendaklah datang menghadiri salat berjamaah.

Semua usulan yang diajukan itu ditolak oleh Nabi. Tetapi, dia menukar lafal itu dengan assalatu jami’ah (marilah salat berjamaah). (KYP3095) Lantas, ada usul dari Umar bin Khattab jika ditunjuk seseorang yang bertindak sebagai pemanggil kaum Muslim untuk salat pada setiap masuknya waktu salat. Kemudian saran ini bisa diterima oleh semua orang dan Nabi Muhammad juga menyetujuinya.

Lafal azan terdiri dari tujuh bagian:

  1. Allahu Akbar, Allahu Akbar (2 kali)
    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar”
  2. Asyhadu alla ilaha illallah (2 kali)
    “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah”
  3. Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah (2 kali)
    “Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah”
  4. Hayya ‘alash sholah (2 kali)
    “Mari menunaikan salat
  5. Hayya ‘alal falah (2 kali)
    “Mari meraih kemenangan”
  6. Ashsalatu khairum minan naum (2 kali)
    “Salat itu lebih baik daripada tidur” (hanya diucapkan dalam azan Subuh)
  7. Allahu Akbar, Allahu Akbar (1 kali)
    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar”
  8. Lailaha ilallah (1 kali)
    “Tiada Tuhan selain Allah”

 

 

Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.

 

Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

 

1 . Kalimat Penyeru Yang Mengandung “Kekuatan Supranatural”

Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.

 

  1. Asal Mula Yang Menakjubkan:

Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.

 

Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.” yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.

 

  1. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa2 Penting:

Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .

 

Peristiwa besar yang dimaksud adalah

– Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka’bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka’bah

 

– Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.

 

  1. Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan:

Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =

534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000

 

  1. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang

Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.

 

Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.

 

Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.

 

Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.

 

Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.

 

Heli Maut dan Persaingan TNI-Polri di Poso

tulisan ini dikutip dari kiblat.net

2725 views

KIBLAT.NET — Dalam kisah-kisah mitos dan cerita takhayul, angka 13 adalah angka pembawa sial. Namun, tewasnya 13 prajurit TNI dalam kecelakaan helikopter TNI AD pada Ahad, 20/03/2016 di Dusun Pattirobajo Desa Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir, bukanlah hal yang sama sekali diduga banyak orang.

Kecelakaan tersebut terjadi dalam sebuah operasi besar penumpasan kawanan Santoso bertajuk Operasi Tinombala 2016. Yang menjadi korban pun bukan sembarang orang. Mereka adalah para ‘top commanders’ yang memiliki peran vital dalam keterlibatan TNI dalam agenda Polri untuk menghabisi pimpinan gerakan Mujahidin Indonesia Timur.

Tak main-main, di antara ketigabelas korban heli tersebutlah nama-nama sebagai berikut: Kolonel Infanteri Syaiful Anwar (Danrem Tadulako), Kolonel Infanteri Ontang (BIN), Kolonel Infanteri Herry (Bais), Letkol Cpm Teddy (Dandenpom Palu), serta Mayor Faqih (Kepala Penerbangan Korem Tadulako).

Sejumlah media memberitakan, seharusnya Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi sebagai pengendali Operasi Tinombala juga berada di dalam heli naas itu. Namun, mantan Kapolres Poso itu tidak berangkat karena ada kunjungan Komisi III DPR RI ke Palu.

Dari deretan nama dan jabatan strategis korban kecelakaan Helikopter milik TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 tersebut, muncul sebuah pertanyaan. Apakah kecelakaan tersebut alamiah atau ada rekayasa di balik jatuhnya heli buatan tahun 2012 ini? Pertanyaan seperti itu wajar mengemuka.

Penerbangan heli TNI AD itu merupakan penerbangan rutin yang dilakukan setiap hari. Para petinggi militer tak pernah menginap di lembah Napu, yang menjadi Pos Operasi Tinombala 2016. Menjelang malam, mereka pulang ke Poso. Misi rutin ini biasanya hanya menempuh perjalanan sekitar 20-30 menit dari lembah Napu ke Poso. Tapi, pada hari Ahad yang naas itu, heli lepas landas dari Napu sejak pukul 17.00 hingga jatuh di Dusun Pattirobajo pada pukul 17.55. Hanya sekitar 10 menit dari Bandara Kasiguncu Poso.

Penyebab utama kecelakaan tersebut, untuk sementara disebutkan faktor cuaca. Wawancara dengan MetroTV, pada siang tadi (21/03), pihak BMKG menyatakan ada banyak awan cumulonimbus (CB) saat kejadian. Yang belum terjawab, apakah radar cuacanya berjalan normal atau tidak?

Komandan Pusat Pendidikan (Danpusdik) Penerbad Semarang, Kolonel Cpn Suprapto, menyatakan bahwa Kapten Agung, sang pilot, merupakan salah satu pilot terbaik dari satuan Skadron XII. Andai info cuaca BMKG yang menyebutkan adanya awan CB, mengapa heli tersebut tetap take-off saat itu juga dari Lembah Napu?

Penanganan Poso; Lain Polri lain TNI
Ada beberapa catatan yang perlu ditelaah melihat situasi konflik berkepanjangan di Poso. Telah jamak diketahui, bahwa TNI AD sejak dahulu selalu mengandalkan pendekatan persuasif (soft approach) dalam menangani terorisme. Mereka mencoba menjinakkan kelompok Santoso dengan cara-cara elegan, bukannya cara-cara kekerasan. Berdasarkan laporan warga setempat, TNI juga mengaku akan diam walau bertemu kelompok Santoso di hutan. Namun jika TNI ditembaki duluan, mereka akan ambil langkah mundur.

Senada dengan hal itu, Komisioner Komnas HAM Siane Indriyani menyatakan, TNI sebenarnya sudah melakukan upaya-upaya persuasif, bukan pendekatan militeristik, untuk menyelesaikan konflik Poso. Salah satu di antaranya adalah membukan lahan sawah untuk masyarakat di Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Sekitar 2.500 personel Polri dan TNI dilibatkan dalam Operasi Tinombala 2016.

TNI juga banyak melakukan upaya persuasif terhadap keluarga sejumlah buronan pengikut Santoso, demi menghindarkan dendam yang melestarikan konflik. Alasannya, konflik di Poso telah berlangsung tiada henti selama 17 tahun. “Salah satu DPO (daftar pencarian orang/buronan) bernama Eno, bahkan telah kembali ke masyarakat setelah dibina TNI di Poso,” tutur wanita yang kerap keluar-masuk Poso ini.

Pribadi Almarhum Kolonel Syaiful Anwar sebagai Komandan Korem 132/Tadulako juga dikenal sebagai tentara yang humanis. Dia sejak lama menginginkan konflik di Poso diselesaikan dengan cara damai, bukan dengan pendekatan militer. Ia, bahkan pernah mengusulkan agar Santoso, alias Abu Wardah diampuni negara (amnesti), sebagai salah satu cara penyelesaian damai konflik di sana. (http://nasional.news.viva.co.id/news/read/750025-danrem-korban-heli-tni-jatuh-usulkan-santoso-diampuni)

Usulan ini mengingatkan kita pada kisah sukses BIN di bawah pimpinan Sutiyoso dalam penanganan terhadap Nurdin Ismail alias Din Minimi di Aceh, yang melibatkan langsung Kepala BIN, Sutiyoso dan peran TNI. Akhir Desember 2015 lalu, Din Minimi turun gunung dan menyerahkan belasan pucuk senjata api kepada aparat keamanan. Bahkan, Sutiyoso melakukan penjemputan secara pribadi di hutan Aceh Timur.

Sementara itu BNPT, Mabes Polri (tak ketinggalan Densus 88) punya pendekatan berbeda dalam menangani Poso dan Santoso. Bagi mereka, satu-satunya metode yang efektif adalah dengan melibas Santoso. Kelompok ini memang dikenal dengan pendekatan hard-approach-nya. Tengok saja catatan Komnas HAM yang menyebutkan ada 118 orang yang menjadi korban tembak mati Densus 88.

Berbicara tentang rekam jejak Polri dan Densus 88 di Poso tak boleh melupakan tragedi Tanah Runtuh pada 22 Januari 2007. Saat itu, polisi menembak mati 15 orang, dengan dalih mencari 29 DPO saat terjadinya bentrok antara Polri dengan warga masyarakat pada 22 Oktober 2006. Ironisnya, dari kelimabelas orang yang terbunuh itu tak ada satu pun berstatus DPO. Komnas HAM pun merilis hasil investigasi dan menuntut agar Kapolri bertanggungjawab atas kejadian itu. (http://www.komnasham.go.id/siaran-pers/pers-rilis-terkait-tanah-runtuh)

Kesenjangan yang harus diselesaikan
Kesenjangan pendekatan yang diambil antara Polri dan TNI jelas menjadi satu problem besar di lapangan operasi. Target Polri dan BNPT akan susah terlaksana jika TNI sebagai mitra utama menghendaki pendekatan berbeda dengan mereka. Maka, musibah Heli yang memakan korban ‘top commander’ lapangan TNI, sengaja atau tidak, akan membuat kesenjangan itu menipis.

Ditilik dari jabatannya, tak dapat dibantah bahwa para korban adalah ujung tombak penanganan Poso—lebih dikenal dengan nama Operasi Tinombala 2016— ala TNI. Kolonel Syaiful Anwar sebagai Komandan Korem (Danrem) merupakan pemegang komando teritorial yang menentukan operasi teritorial di wilayah tersebut. Dialah sosok yang diharapkan memenangkan hati dan pikiran warga lokal di Poso.

Sementara, Kolonel Ontang sebagai Satgas Intel Imbangan dari unsur BIN adalah mata dan telinga Presiden di Poso. Kolonel Herry sebagai anggota Bais juga memiliki fungsi yang sama dengan Kolonel Ontang, menjadi mata dan telinga Panglima TNI. Lalu, nama Letkol Teddy sebagai Komandan Denpom Palu bertugas menjadi tali kekang yang mengendalikan ‘keliaran’ pasukan di lapangan.

Semuanya berpangkat Kolonel. Dalam strukur kerja militer, kolonel memiliki peran vital dalam sebuah operasi. Dalam teori pertempuran, jika hendak melumpuhkan peran sebuah pasukan di lapangan, kolonel adalah sasaran utama yang terjangkau untuk dihabisi. Ya, Kolonel, bukan Jenderal yang lebih sering berada di balik meja. Dengan “hilangnya” para Kolonel tersebut, ke depan hanya ada satu cara yang kelak mendominasi penanganan Poso dan Santoso.

Kondisi ini juga mengakibatkan ‘Top Users’ diumpani jaringan intelijen lapangan yang tersisa. Punya siapa? Tentu saja BNPT dan Densus 88. Penggantian komandan teritorial dan pengendali pasukan yang sevisi dengan BNPT dan Densus 88 akan membuat operasi di Poso semakin brutal dan lebih banyak mengucurkan darah.

Wangsit
Sesaat sebelum meninggal, Almarhum Kolonel Syaiful Anwar sempat berkata, “Akan ada kejadian besar oleh tokoh berpengaruh di Poso.” Awalnya sukar menduga kejadian besar apa yang akan menanti jika hal itu belum terjadi. Namun, mari sejenak beralih ke Jakarta, di mana pada pertengahan Maret lalu komando BNPT resmi dipegang oleh nama besar yang tak asing bagi Poso, Tito Karnavian.

Di sejumlah media nasional, Kepala BNPT yang baru dilantik telah berkoar bahwa operasi penangkapan Santoso akan menjadi agenda prioritas. “Salah satu fokus saya di BNPT nanti terkait penegakan hukum yang ada di Poso. Bagaimana menangani persoalan di sana dan mungkin saya akan lebih banyak turun ke Poso,” kata Tito di Jakarta, Selasa (15/3). (http://www.mediaindonesia.com/news/read/34253/tito-karnavian-akan-langsung-buru-santoso/2016-03-15#sthash.XCQo1F5e.dpuf)

Sementara itu, Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi yakin Tito sebagai Kepala BNPT akan membantu penangkapan kelompok Santoso di pegunungan Poso. “Pak Tito memiliki latar belakang serta mengenal dengan baik karakter kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso atau Abu Wardah di Poso,” kata Rudy di Mapolda Sulteng, Kamis, 17 Maret 2016. (http://nasional.news.viva.co.id/news/read/748620-kapolda-sulteng-pak-tito-kita-akan-ketemu-lagi-di-poso)

Tito Karnavian dan Rudy Sufahriady merupakan rekanan sejak lama. Pemahaman keduanya tentang Poso sudah tak perlu diragukan lagi. Mereka pernah sama-sama tergabung di BNPT dan Densus 88. Saat Tito menjadi Kasubden Intelijen Densus 88, Rudy Sufahriady alias Rudi Gajah berperan sebagai Kasubden Penyidikan Densus 88. Rudi Gajah bahkan pernah menjabat sebagai Kapolres Poso hingga 2007.

Pada tanggal 15 Januari 2016, Rudy menjabat sebagai Kapolda Sulteng menggantikan Idham Azis. Sementara dua hari berselang, Tito Karnavian dipilih menjadi Kepala BNPT karena Saud Usman hendak pensiun.

Tito Karnavian saat dilantik jadi Kepala BNPT yang baru oleh Presiden Jokowi.

Sejak lama beredar desas-desus di kalangan wartawan bahwa Tito Karnavian hendak ditunjuk menjabat sebagai TB1 (Kapolri). Sehingga, kelak ketika Tito disetujui DPR untuk naik dari BNPT menjadi Kapolri, kursi kosong di BNPT akan ditempati oleh Petrus Golose. Maka, adagium kuno yang mengungkapkan bahwa “You kill the dragon, you become top knight for the king,” mungkin ada benarnya. Melibas habis Santoso sangat membantu Tito naik menuju TB 1.

Sedikit mengulang kepada teka-teki penyebab kecelakaan. Untuk daerah dengan karakter cuaca yang tidak bersahabat seperti wilayah udara Poso saat itu, sabotase—andai saja itu terjadi—tidak harus dilakukan rekayasa teknis atau bahkan bom. Cukup tutup info cuaca BMKG dari pilot, atau memberikan order kepadanya untuk tetap terbang.

Tak mudah untuk menentukan adanya motif konspirasi atau kecelakaan murni. Hanya saja, kebijakan penanganan Poso dan Santoso ke depan dapat menjadi tolok ukurnya. Kekhawatiran itu akan menjadi benar manakala Operasi Tinombala yang seharusnya berakhir pada 9 Maret 2016 itu akan semakin brutal dan berdarah. Terutama operasi teritorialnya yang akan bergesekan langsung dengan rakyat Poso.

Pendekatan TNI yang tak memakai gaya militeristik dan lebih menekankan konsep ‘winning hearts and minds’ (memenangkan hati dan pikiran rakyat, red) terbukti sukses di Aceh. Namun sepertinya BNPT dan Densus punya skenario sendiri. Maka, jika muncul pertanyaan: apakah ini konspirasi? Kita lihat level berikutnya.

 

Penulis: Fajar Shadiq

 

Tak terasa 40 tahun sudah

Tanggal 13 februari 2016, usiaku menginjak 40 tahun. Sungguh tak terasa. Dihari sabtu ini, aku mengajak keluarga besarku berlibur ke Gunung Bunder Bogor Jawa Barat. Jam 9.00 kami berangkat dari Pamulang dan tiba di Gunung Bunder pukul 12.00. Masuk ke lokasi Taman Nasional Gunung Halimun dan kita foto bersama di hutan pinus. Lokasi ini menjadi tempat menarik bagi tamu gunung bunder untuk berfoto.

IMG-20160213-WA0019

IMG-20160214-WA0067

 

IMG-20160213-WA0016

IMG-20160213-WA0030

IMG-20160214-WA0065

Kami menginap di vila mawar penginapan kawahratu karena dekat dengan kolam renang dan air terjun. Anak-anak sangat senang bermain di kolam renang sementara di air terjun anak-anak tidak begitu suka karena airnya sangat dingin.

IMG-20160214-WA0047

IMG-20160214-WA0062

IMG-20160214-WA0009

IMG-20160214-WA0036

IMG-20160214-WA0026

IMG-20160214-WA0033

IMG-20160214-WA0049

IMG-20160214-WA0052

Sengaja kami membawa makanan dari rumah, masakan rumah lebih enak.

IMG-20160216-WA0064

IMG-20160216-WA0040

IMG-20160216-WA0037

penginapan kawahratu sangat recomended untuk menginap keluarga. Lokasi ini menjadi ajang foto untuk anak-anak.

IMG-20160216-WA0053

IMG-20160216-WA0033

IMG-20160216-WA0061

IMG-20160216-WA0062

IMG-20160216-WA0063

terimakasih kepada ibuku yang telah merawat dan mendidik kami. Semoga ibu selalu diberi kesehatan dan panjang umur, serta dapat menyaksikan cucu-cucu sukses dalam hidupnya.

IMG-20160214-WA0046

Pemandangan disini sangat indah. Jika cuaca bagus akan tampak barisan pegunungan dan matahari tenggelam.

IMG-20160214-WA0050

IMG-20160214-WA0055

IMG-20160214-WA0076