Rumah Mubazir Wakil Rakyat

 

Advertisements

Wisata Candi

 

Wisata Candi, wisata penuh makna.

Kalau kita berwisata ke jogja tak ada salahnya kita fokus mengunjungi candi-candi yang bertebaran di Kabupaten Sleman. Candi yang terkenal di wilayah ini yakni Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

Dalam liburan kali ini saya mengunjungi Candi Plaosan, Candi Ijo dan Candi Sambisari.

Candi Plaosan.

Candi Plaosan terletak tak jauh dari Candi Prambanan, berjarak sekitar 3 kilomter. Candi Plaosan dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Pikatan, Raja Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya (840-856). Candi itu dibagi menjadi dua bagian; Candi Plaosan Lor (utara) dan Candi Plaosan Kidul (selatan) yang hanya dipisahkan oleh jalan kecil.

Kita bisa memasuki ke dalam ruangan candi, dimana ada 3 ruangan yakni ruang utama dan dua ruang pendamping yang berisi arca dewa.

Berdasarkan prasasti Cri Kaluhunan (842M), Candi Plaosan dibangun oleh Ratu Sri Kaluhunan atas dukungan dari Raja. Yang dimaksud Ratu Sri Kaluhunan disini adalah Pramodyawardani, Putri Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Sedangkan yang dimaksud dengan Cri (Raja) disini adalah Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya. Dalam sejarah kerajaan Mataram Kuno, Wangsa Syailendra beragama budha sedangkan Wangsa Sanjaya beragama hindu. Keduanya lalu menikah. Inilah Candi perpaduan antara Agama Budha dengan Agama Hindu.

Untuk menikmati suasana Candi Plaosan sebaiknya di sore hari. Saat sinar Matahari mulai redup dengan cahaya kekuningan.

Candi Ijo

Candi Ijo berada di sebelah selatan Candi Prambanan, berjarak sekitar 4 kilometer, berada di puncak sebuah bukit. Dari puncak bukit ini kita dapat melihat kota Jogjakarta. Lokasi ini bagus untuk tempat foto dikala sore hari disaat matahari tenggelam.

Kompleks Candi Ijo adalah kompleks percandian yang berteras-teras dan semakin meninggi pada sisi timur dengan bagian pusat candi. Sebutan Ijo ialah berarti hijau yang pertama kalinya ada dalam prasasti Poh yang berasal dari tahun 906 Masehi. Disebutkan dalam prasasti tersebut bahwa ada seseorang yang berasal dari desa ijo yang menghadiri upacara keagamaan. Bhunmyinya ahíla seba gai berikut: “Anak wanua i Luang hijo i “

Candi Sambisari.

Nah kalau candi sambisari agak berbeda dengan Candi Ijo yang terletak di puncak bukit. Candi Sambisari terletak kira-kira 6,5 meter lebih rendah dari permukaan tanah. Lokasinya disebelah timur Candi Prambanan berjarak 4 kilometer.

Dibangun sekitar abad ke-9 pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung, Candi Hindu ini sempat terkubur material vulkanik Merapi. Candi ini ditemukan tahun 1996 oleh seorang petani. Setelah dilakukan proses eskavasi, Candi Sambisari pun kembali menampilkan sosoknya yang anggun dan megah.

Untuk memasuki area candi terdapat 4 pintu masuk. Sepintas lihat Candi Sambisari menyerupai kastil batu yang terletak di tengah taman.

Banyak orang yang menjadikan Candi Sambisari sebagai lokasi berfoto. Waktu yang tepat mendatangi Candi ini dikala sore hari.